jadwal imsakiyah kota jakarta & sekitarnya

30 ramadan

  • imsak

  • subuh

  • dzuhur

  • ashar

  • maghrib

  • isya

TAUSYIAH

  • Harta itu Sarana Ibadah

    Harta bukan tujuan melainkan saran ibadah kepada Allah SWT. Harta yang membawa kebaikan dan keberkahan adalah harta yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup, menafkahi keluarga dan kerabat, serta dizakati dan diinfakan dijalan Allah SWT.

  • Menjadi Para Penyegera

    Ini hari yang keempat puluh. Bumi yang luas semakin terasa menghimpit.Tidak ada kawan yang sudi membalas senyum.

  • Memuliakan Orang Tua

    Tidak ada seorang pun yang memungkiri peran besar orang tua kepada anak-anaknya.

  • Menghidupkan Kembali Amal Islam

    Islam pernah menorehkan tinta emas dalam lintasan sejarah dan peradaban dunia. Di mana pernah suatu kurun, risalah kenabian ini menguasai dua pertiga dunia.

Bang Oke, Komik Ramadan
>>
  • BANG OKE, Komik Edisi Ramadan #29
  • BANG OKE, Komik Edisi Ramadan #28
  • BANG OKE, Komik Edisi Ramadan #27
  • BANG OKE, Komik Edisi Ramadan #26
Live Streaming
Logo
Schedule Live Streaming
Logo


Nantikan Jadwal Acara Selanjutnya

Moslem Travel

JELAJAH ISLAM: Mengulas Kisah Pembangunan Masjid Sunda Kelapa
Kamis, 22 Juni 2017 19:09 WIB

JELAJAH ISLAM: Mengulas Kisah Pembangunan Masjid Sunda Kelapa

HUMOR SUFI

Tidak Melakukan Apa-Apa, Mengapa Marah?


Suatu ketika, Nashruddin menikmati susu bersama tiga orang temannya. Setiapkali Nashruddin melumatkan roti dalam susu itu, kedua temannya itu sibuk berbicara, sementara teman yang satunya lagi menyantap roti dilumatkan Nashruddin. Meskipun Nashruddin telah berulangkali mengingatkannya, namun temannya yang satu itu tetap saja melahapnya. Nahsruddin pun marah, lalu mengambil bejana itu dan mengangkatnya di atas kepala, kemudian memindahkan ke atas kepala temannya yang keras kepala itu dan menyiramnya. Tiba-tiba, muka orang itu pucat dan pingsan.

Ketika Nashruddin melihat temannya itu terlentang di atas tanah seperti mayat, Nashruddin heran dan berkata, "Dia tidak melumatkan roti dan tidak pula mencelupkannya. Justru dialah yang menikmati rotiku itu. Rasanya, sangat pantas bagiku untuk memukulnya dengan bejana ini. Mengapa dia pura-pura mati seperti ini?"