JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hari ini bertolak ke Arab Saudi. Terbang dengan Maskapai Garuda Indonesia pada pukul 16.30 WIB, Menag akan berada di Saudi selama satu pekan ke depan.
"Hari ini saya akan melakukan checking persiapan akhir haji 2019. Sebagaimana diketahui, tahun ini ada tambahan kuota 10 ribu, tentu ini mengalami sedikit penyesuaian terkait persiapan kita," terang Menag jelang keberangkatan, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Minggu (26/5/2019).
(Baca juga: Tiba di Arafah Siang, Jamaah Haji Akan Mendapat Layanan Makan)
"Penyesuaian persiapan itu terkait hotel yang disewa serta kesiapan layanan transportasi, konsumsi, termasuk pos kesehatan yang disiapkan selama musim haji," sambungnya.
Menag dijadwalkan berada di Saudi selama empat atau lima hari. Di Makkah, Menag rencananya melakukan simulasi layanan bus salawat. Pengecekan layanan juga akan dilakukan di Madinah.
Sebelumnya, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis menjelaskan bahwa pihaknya telah menyelesaikan hampir seluruh persiapan layanan haji.
(Baca juga: Bagasi Jemaah Haji Akan Diangkut hingga Hotel)
Terbaru, telah dilakukan penandatanganan kontrak layanan katering di Arafah, Mina, dan Muzdalifah. Selain itu, dilakukan juga penandatanganan kontrak pengangkutan bagasi jamaah.
"Persiapan haji sudah hampir 100 persen. Ini yang nanti akan dicek oleh Menag setibanya di Arab Saudi," jelas Sri Ilham.
(Hantoro)