Jamaah Haji Sakit dan Dirawat Terpaksa Ditinggal Rombongan

Widi Agustian, Jurnalis
Minggu 14 Juli 2019 11:18 WIB
Jamaah Haji (Foto: Okezone)
Share :

MADINAH - Jamaah haji gelombang I yang berada di Madinah akan mulai digeser pada hari ini, Minggu 14 Juli 2019. Untuk jamaah yang sakit, khususnya tengah dirawat inap tampaknya tidak akan berangkat bersama rombongannya.

"Untuk jemaah yang sakit atau dirawat di RS tidak akan diberangkatkan bersama dengan rombongan ini," kata Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari di Madinah.

Menurut rencana jadwal keberangakatan jamaah haji dari Madinah ke Makkah gelombang pertama ada tiga kloter yang akan diberangkatkan pada Minggu 14 Juli.

Pertama embarkasi Surabaya (SUB) 1 yang berjumlah 449 jamaah, dijadwalkan berangkat pukul 14.00 WAS.

Kedua, embarkasi Batam (BTH) 1 sebanyak 448 jamaah, akan diberangkatkan pukul 16.00 WAS.

Ketiga, embarkasi Batam (BTH) 2 sebanyak 448 jamaah, akan diberangkatkan pada pukul 16.00 WAS.

Baca Juga: 50% Jamaah Haji Gelombang I Sudah Tiba, Mulai Digeser ke Makkah Hari Ini

Masing-masing kloter akan digunakan 10 bus. Dengan demikian, pada 14 Juli, akan ada 30 bus yang akan memberangkatkan jamaah haji dari Madinah menuju Makkah.

"Terkait jumlah, kita akan lihat jumlah apakah masih utuh 450, kita akan lihat lagi, apakah di antara tiga kloter itu ada jemaah yang meninggal di Madinah," jelas dia.

Walau begitu, dia menegaskan, pihaknya akan melihat secara cermat kondisi setiap jamaah haji. "Kecuali secara medis jemaah itu mampu melakukan perjalanan jauh, karena jarak Madinah ke Makkah cukup jauh, sekitar 400 km lebihi, 6-7 jam, karenanya kondisi fisik jemaah juga menjadi perhatian," kata dia.

"Dan manakala ada jemaah yang tidak mungkin melakujkan perjalanan dengan jarak jauh tersebut, tentu akan dilakukan evakuasi tersendiri," tambah Jauhari.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya