MAKKAH - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melakukan penomoran tenda di Arafah dilakukan berdasarkan kelompok terbang (kloter) dan embarkasi. Pihaknya akan melakukan pengaturan untuk tenda yang dihuni oleh lebih dari dua kloter.
"Penomoran terkait zonasi embarkasi. Jadi satu tenda diperuntukan untuk embarkasi mana kloter berapa, kapasitasnya berapa, di situ akan jelas," kata Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHI) Nizar di Makkah, Sabtu (7/7/2019).
Baca Juga: Di Makkah, Jamaah Haji Disajikan Bubur Kacang Ijo Usai Salat Jumat
Jika dalam satu tenda terdapat dua kloter yang berbeda, maka pihaknya juga akan mengaturnya.
"Sehingga nanti kalau satu tenda ada dua embarkasi, atau dua kloter yang berbeda, kita akan pastikan bagian sebelah kanan, ini untuk embarkasi 1 dan ini untuk embarkasi 2," jelas dia.
Hal ini berbeda dengan tahun lalu, di mana tidak ada pengaturan untuk tenda yang dihuni oleh lebih dari 1 kelompok tersebut.
"Kalau tahun kemarin kan dibebaskan untuk dua kloter sehingga ada semacam, dalam tanda petik siapa duluan di situ. Tapi kalau ini kan jelas peruntukannya, kita memastikan di situ konteksnya survei awal," jelas dia.
(Edi Hidayat)