MAKKAH - Selepas puncak ibadah haji, makan jamaah haji gelombang dua, yakni jamaah haji yang mengawali rangkaian ibadah di Makkah akan didorong ke Madinah.
"Setelah kita melaksanakan tugas operasional di Armuzna, PPIH Saker Madinah mempersiapkan untuk gelombang dua di Madinah. Insha Allah petugas akan kembali besok 17 Agustus," kata Kepala PPIH Daker Madinah Akhmad Jauhari, Jumat (16/8/2019).
Walau kedatangan jamaah haji gelombang dua tersebut masih seminggu lagi, yakni sekira tanggal 21 Agustus, tapi sejumlah persiapan memang sudah harus dimulai.
"Harapannya kita masih punya melakukan persiapan," kata dia.
Beberapa hal yang perlu disiapkan, antara lain adalah melakukan floating petugas haji ke sektor-sektor yang telah ditentukan.
Selain itu, perlu dilakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, terkait layanan katering untuk jamaah hingga akomodasinya.
"Koordinasi dengan grup layanan hotel yang akan memberikan layanan akomodasi. Juga dengan katering setekah 20 hari vakum tidak ada layanan. Perlu dilakukan peninjauan kembali," kata dia.
Dia menjelaskan, jamaah yang akan diberangkatkan dari Makkah ke Madinah ada sekira 111.000 jamaah. Mereka terbagi dalam 300 kloterm
"Akan dimulai keberangkatannya pada 21 Agustus yang akan datang," kata dia.
Di Madinah sendiri, dia melanjutkan, perhitungan masa tinggal jamaah akan terkait dengan arbain, yakni salat berjamaah 40 waktu di Masjidil Nabawi.
"Itu akan memperhatikan kesempatan jamaah salat arbain. Kita hitung mundur 9 hari sebelum take off ke Indonesia, jamaah sudah harus masuk ke Madinah," jelas dia.
(Awaludin)