PPIH Terus Mencari Tapsirin, Jamaah Haji yang Hilang di Muzdalifah

Widi Agustian, Jurnalis
Sabtu 31 Agustus 2019 12:48 WIB
Tapsirin Wajat Ratam, Jamaah Haji Asal Palembang Hilang di Muzdalifah, Arab Saudi (foto: Ist)
Share :

MAKKAH - Satu orang jamaah haji asal Palembang, Tapsirin Wajat Ratam (82) sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. Jamaah kloter 11 embarkasi Palembang (PLM 11) ini terpisah dari rombongan sejak di Muzdalifah, tepatnya saat pemberangkatan menuju Mina.

Saat bus akan berangkat, Tapsirin izin ke toilet. Sejak itu, warga Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarame Palembang, Sumatera Selatan ini tidak nampak. PLM 11 sudah mendarat di Tanah Air pada Selasa, 27 Agustus 2019.

Baca Juga: Jamaah Haji Harus Ikut Jaga Situs Sejarah di Arab Saudi 

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah melakukan pencarian sejak jamaah tersebut dilaporkan terpisah dari rombongan. Kabid Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Jaetul Muchlis menjelaskan bahwa pencarian Tapsirin dilakukan bertahap.

Tahap awal, petugas kloter bersama jamaah pada malam itu juga melakukan pencarian hingga pukul 07.30 Waktu Arab Saudi (WAS), 11 Agustus 2019. Mereka menyusuri wilayah maktab 50 sampai 60, namun tidak ada hasil.

"Karena belum ditemukan, siang harinya TPHD (Tim Petugas Haji Daerah) Kloter PLM 11 melaporkan masalah Tapsirin ke petugas di tenda Misi Haji Mina," jelas Jaetul Muchlis, Sabtu (31/8/2019).

 

Laporan tentang Tapsirin segera ditindaklanjuti petugas perlindungan jamaah Satgas Mina. Mereka menyusuri seluruh toilet di Muzdalifah, tenda Mina, sepanjang jalur jamarat hingga ke Masjidil Haram. Namun, Tapsirin belum juga diketemukan hingga berakhirnya masa operasional di Mina tanggal 14 Agustus 2019.

"Kami bahkan melakukan penyisiran dengan jalan kaki dari Muzdalifah menuju Mina sejauh 7 km," tuturnya.

Tahap selanjutnya, pencarian dialihkan ke hotel-hotel jemaah kloter Palembang. Sebab, sempat beredar kabar bahwa Tapsirin telah kembali ke hotel. Namun, setelah dikonfirmasi kepada keluarga dan rombongannya, informasi tersebut tidak benar.

Menurut Jaetul, pencarian terus dilanjutkan setiap hari. Upaya ini dilakukan antara lain ke sejumlah Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) yang ada di sekitar kawasan Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna). Misalnya, RSAS East Arafah, Mina Al Wadi, General Hospital Arafah, Mina Emergency, Mina Jisir, Security Force Hospital. Kantor Polisi Mina di daerah Awali juga didatangi. Sayangnya, hasilnya masih nihil.

Pencarian kemudian diperluas ke seluruh bagian RSAS di Makkah, mulai dari ruang rawat, instalasi gawat darurat, sampai kamar mayat. Pencarian di rumah sakit bahkan sampai ke wilayah Thaif. Namun, Tapsirin belum juga ditemukan.

Baca Juga: Eyab, Bagian dari Visi 2030 Pemerintah Arab Saudi 

PPIH lantas melibatkan pihak berwenang di Arab Saudi. Data Tapsirin sudah disampaikan ke kepolisian, imigrasi, maktab, serta Kementerian Haji dan Umrah Saudi.

Jaetul memastikan bahwa proses pencarian terus dilakukan sampai akhir operasional haji. "Semoga Tapsirin segera diketahui keberadaannya," harap perwira menengah TNI AU ini.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya