MAKKAH - Jamaah haji Indonesia tidak perlu khawatir tidak terangkut transportasi bus saat pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna) pada 9 Dzulhijjah 1443H atau 8 Juli 2022.
(Baca juga: Keren! Tenda Berlantai Kemarik hingga Toilet Modern Sambut Jamaah Haji Indonesia di Mina)
Selama di Armuzna, seluruh jamaah haji Indonesia akan disediakan layanan bus dengan sistem shuttle atau taraddudi (bus yang berputar).
Jumlah bus yang disediakan dari Makkah ke Arafah sebanyak 21 bus, Arafah ke Muzdalifah 7 bus dan Muzdalifah ke Mina 5 bus. Jumlah bus ini sudah ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi.
"Karena Mina juga terlalu sempit, kalau nanti terlalu banyak busnya bisa terlalu crowded," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Mukhammad Khanif di Makkah, Senin (20/6/2022).
Sementara, jarak Makkah ke Arafah sekira 19,6 kilometer (km), jarak Arafah ke Muzdalifah sekira 10 km dan Muzdalifah ke Mina kurang lebih 5 km.
"Jadi memang ini bus taraddudi, jadi memang tidak seluruh jamaah bisa terangkut bersamaan. Jadi nanti akan diatur oleh maktab secara berangsur-angsur sampai seluruh jamaah haji diberangkatkan dari Arafah, Muzdalifah dan ke Mina," ujarnya.
Sementara, Kepala Seksi Transportasi Daker Makkah Asep Subhana memastikan seluruh jamaah haji Indonesia akan terangkut dengan layanan bus saat Armuzna. Pihaknya juga akan melakukan monitoring pelayanan bus saat Armuzna.
Saat titik penjemputan di hotel ke Arafah juga akan melakukan penyisiran, sehingga tidak ada jamaah yang tidak terangkut bus menuju Arafah. "Dipastikan seluruh jamaah terangkut bus. Nanti akan diatur alur busnya," katanya.
(Fahmi Firdaus )