JAWA TIMUR - Tangis haru mewarnai keberangakatan haji pasangan suami istri, Minarto dan Nurul Eni, warga Desa Candimulyo, Kecamatan Kota Jombang, Jawa Timur.
Setelah berpamitan dengan keluarganya, pasangan suami istri ini kemudian bergegas keluar untuk berangkat haji.
BACA JUGA:Kisah Guru Honorer Asal Mojokerto, Akhirnya Bisa Berangkat Haji setelah 12 Tahun Menabung
Namun, berbeda dengan ratusan jamaah calon haji lainnya, keduanya ternyata bukan berangkat dengan mengendarai mobil, tetapi menaiki dua becak hias yang sudah disiapkan oleh tetangganya.
Dengan mengendarai kedua becak hias tersebut, kedua pasangan suami istri ini kemudian meluncur ke Pendopo Kabupaten Jombang untuk bergabung dengan ratusan jamaah calon haji lainnya yang sudah menunggu.
Minarto mengaku sengaja pergi haji naik becak hias karena ingin mengabulkan keinginan dua tetangganya yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak.
BACA JUGA:Jelang Puncak Haji Armuzna 2022, Jamaah Haji Indonesia Diminta Istirahat 3 Hari
"Soalnya tetangga itu tukang becak, dia ingin sekali mengantar saya pergi haji. Semoga bapaknya (tukang becak) bisa ikut ke tanah suci," kata Minarto dikutip, Kamis (30/6/2022).
Kedua tetangganya tersebut, menurut Minarto, sudah sejak lama memesan agar bisa mengantarnya pergi haji.
BACA JUGA:Dear Jamaah Haji Indonesia, Jangan Bawa Banyak Uang di Masjidil Haram
Dengan mengantarnya seperti ini, kedua tukang becak itu berharap kelak juga bisa menyusul pergi haji.
(Nanda Aria)