Jangan Khawatir Kelaparan, Jamaah Haji Indonesia Tetap Dapat Makanan Jelang Armuzna 2022

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 30 Juni 2022 17:48 WIB
Ilustrasi/ Foto: MCH
Share :

MAKKAH - Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Mukhammad Khanif menyatakan, jamaah haji Indonesia tetap mendapatkan layanan konsumsi tiga hari menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

 BACA JUGA:Update Haji 2022: Tinggal 10% Jamaah RI yang Belum Berangkat ke Tanah Suci

"Ada perbedaan dengan tahun lalu, jadi jamaah haji tahun ini 3 hari menjelang Armuzna itu tetap mendapatkan katering," kata Khanif di Makkah, Kamis (30/6/2022).

Khanif menambahkan, layanan konsumsi di hotel akan dihentikan mulai 8 Dzulhijjah sampai dengan 13 Dzulhijjah pada saat Armuzna.

"Jadi tanggal 8 sampai 13 Dzulhijjah ini adalah penghentian katering di hotel, jadi bukan di Armuzna. Kalau tahun lalu 3 hari sebelum Armuzna sudah tidak ada katering di hotel," katanya.

 BACA JUGA:Targetkan Kuota Haji Terserap 100%, Kemenag Berupaya Kurangi Jamaah Batal Berangkat

Pelayanan konsumsi untuk jamaah haji Indonesia jelang Armuzna ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. "Jadi tahun ini ada peningkatan pelayanan di mana jamaah haji 3 hari menjelang Armuzna masih mendapatkan katering di hotel," ujarnya.

Sementara, seluruh layanan konsumsi untuk jamaah haji Indonesia di Armuzna akan dilayani oleh Muassasah Asia Tenggara, mulai sejak jamaah tiba di Armuzna sampai nanti kembali lagi ke hotel di Makkah.

"Menunya sesuai dengan kita kirim ke Muassasah. Iya kita harapkan menu cita rasa nusantara. Total ada 16 kali layanan konsumsi, jamaah enggak usah khawatir," katanya.

 BACA JUGA:Tak Difasilitasi, Jamaah Haji yang Laksanakan Tarwiyah Teken Surat Pernyataan

Sebelumnya, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyatakan, untuk layanan konsumsi saat Armuzna sudah dilakukan kontrak dengan penyedia layanan maktab.

Pihak maktab juga memberikan kesempatan kepada PPIH untuk melakukan monitoring bersama terhadap pelayanan konsumsi yang diberikan.

"Nah disamping itu dari PPIH Arab Saudi juga sudah menyiapkan skenario untuk pelatihan juru masak yang nantinya akan memberi layanan saat di Armuzna," kata Ketua PPIH Arab Saudi Arsad Hidayat di Kantor Daker Makkah, Minggu (26/6/2022).

 BACA JUGA:Kuota Haji 2022 Ditargetkan Terserap 100 Persen

Pihaknya juga menggandeng chef dari Tanah Air yang mengawasi katering yang disediakan penyedia layanan maktab. Arsad berharap, dengan adanya pelatihan untuk para chef tersebut, makanan yang disajikan kepada jamaah haji baik di Arafah dan Mina tetap bercita rasa nusantara.

"Ini jadi salah satu keluhan di tahun sebelumnya bahwa masakan Arafah ini rasanya katanya enggak jelas atau gimana," katanya.

(Nanda Aria)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya