Tali Jaring Koper Bagasi Jamaah Haji RI Bakal Digunting, Kenapa?

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 14 Juli 2022 15:07 WIB
Jaring Koper jamaah haji Indonesia digunting petugas (foto: dok MCH)
Share :

MAKKAH - Proses penimbangan koper bagasi jamaah haji Indonesia terus dilakukan. Penimbangan koper bagasi dilakukan dua hari sebelum kepulangan ke Tanah Air.

Jamaah haji Indonesia diingatkan untuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi. Sebab jika ketahuan dalam proses skrining akan dibongkar. Selain itu berat maksimal koper bagasi 32 kilogram (kg).

Di sisi lain, koper bagasi jamaah ini juga tidak boleh diikat dengan tali jaring. Tali akan dilepaskan atau digunting dari koper karena bisa mengganggu saat pemeriksaan x-ray

 BACA JUGA:Jamaah Haji Jaga Kesehatan Ya, Keluarga Sudah Menunggu di Tanah Air

"Kami melaksanakan perintah, ada regulasi dari penerbangan. Memang tidak boleh ada tali karena bisa mengganggu pada saat di x-ray," kata petugas penimbang koper bagasi jamaah dari pihak Garuda Indonesia, Khemis di Makkah, Kamis (14/7/2022).

Sementara itu, Ketua Kloter SOC 1 Mustofa mengatakan, pihaknya sudah mengundang dari pihak ketua rombongan dan ketua regu untuk mengambil tali jaring di koper jemaah haji.

"Bila ketua rombongan dan regu tidak mau melepas, maka pihak panitia kami persilakan untuk menggunting sendiri tali rajutan di tali koper besar," ujar Mustofa.

 BACA JUGA:Pulang Lebih Awal, Jamaah Haji Sakit Jadi Prioritas Tanazul

Salah seorang jamaah haji mengaku mengikat koper bagasi dengan tali rajutan atau tali jaring karena waktu berangkat ke Tanah Suci, kopernya juga ditali.

"Ya enggak apa-apa. Ikhlas, manut (ikut) aturan," kata Arjudi, jamaah asal Pati, Jawa Tengah.

Diketahui, usai penimbangan koper bagasi maka proses selanjutnya adalah pemeriksaan untuk memastikan berat maksimal koper bagasi sesuai ketentuan, dan tidak ada barang yang dilarang dimasukkan, termasuk air Zamzam.

Bersamaan itu, dilakukan proses city check in. Koper bagasi jamaah akan sekalian dibawa dan, jamaah sudah mendapatkan boarding pas.

"Dengan sistem city check in, baik orang maupun barang, maka jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi melakukan check in di bandara. Mereka bisa langsung proses imigrasi dan menuju waiting room," kata Kepala Daerah Kerja Makkah Mukhammad Khanif.

Menurut Khanif, cara ini dilakukan untuk memudahkan jemaah dalam proses kepulangan. City check in juga dapat mempercepat proses sehingga jemaah tidak kelelahan.

“Setiap jamaah akan mendapat lima liter zamzam dan itu dibagikan di Asrama Haji Debarkasi," tandasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya