MAKKAH - Pagar pembatas di sekitar Kakbah, Masjidil Haram kembali dibuka pada Rabu (3/8/2022) dini hari waktu Arab Saudi (WAS).
Hal ini membuat jamaah bisa kembali mencium Hajar Aswad.
Keputusan ini diumumkan oleh Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais.
Menurut Al-Sudais, kerajaan Arab Saudi telah setuju untuk mengangkat pagar pembatas pelindung di sekitar Kakbah, bertepatan dengan dimulainya musim umrah.
"Keputusan tersebut merupakan perwujudan dari semangat kepemimpinan yang arif untuk memfasilitasi para jamaah di Masjidil Haram dalam beribadah dalam suasana spiritual yang aman dan menentramkan bersamaan dengan musim umrah," tulis keterangan tersebut.
Baca juga: Haji 2022: Melihat Hajar Aswad Lebih Dekat, Para Askar Merapat
Selain itu, para jamaah yang ingin tawaf di area mataf harus melalui aplikasi Eatmarna untuk daftar terlebih dahulu dan wajib memakai ihram bagi jamaah laki-laki.
Usai pagar pembatas tersebut dibuka, para jamaah umrah langsung bersuka cita mencium Hajar Aswad dan memegang area sekitar Kakbah.
Baca juga: Larangan Mencium Hajar Aswad Masih Berlaku, Jamaah Jangan Paksakan Diri Mendekat
Namun tetap para Askar berjaga di area sekitar Kakbah untuk mengatur para jamaah.
Mencium hajar aswad adalah hal yang disunnahkan bagi orang yang melaksanakan tawaf, berdasarkan teladan yang dilakukan Nabi.
Dua guru besar ulama hadits, al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan:
“Dari Ibnu Umar bahwa beliau melihat Rasulullah SAW mencium hajar aswad,” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Sebelumnya, selama pandemi Covid-19 dan musim haji 2022, Otoritas Masjidil Haram masih memasang batas di sekeliling Kakbah.
Sejumlah Askar atau tentara penjaga 24 jam penuh menjaga salah satu sudut Kabah ini agar tidak tersentuh jamaah.
Tak hanya di titik Hajar Aswad, seluruh bagian Kakbah juga tak bisa dipegang para jamaah karena diberi pembatas berikut para Askar yang siaga berjaga.
Di Hijr Ismail situasinya juga tak berbeda. Semuanya tertutup. Pembatasan akses ini sebenarnya telah berlaku cukup lama, tepatnya kala pandemi Covid-19 melanda Saudi di awal 2020.
Baca juga: Hajar Aswad di Kakbah Pernah Hilang Selama 23 Tahun, Begini Ceritanya
(Fakhrizal Fakhri )