JANGAN sampai istri dan anak-anak dalam keadaan jahil dalam hal agama atau bahkan tidak belajar agama Islam secara mendalam. Jika kepala keluarga tidak mengerti, bagaimana mengajarkan agama Islam kepada anak dan istri?
Kirim mereka ke masjid atau mushola serta majelis-majelis ilmu untuk belajar agama Islam. Kenalkan mereka yang terbaik tentang ketuhanan, akhlak, dan ilmu-ilmu agama Islam.
Suatu rumah tidak akan ada cahaya, yang ada kegelapan, kesulitan yang bertubi-tubi, dan masalah yang terus menghampiri bila dalam rumah tangga tidak belajar agama Islam, tidak mengaji, atau tidak sholat, ahkan tidak mengenal Allah Subhanahu wa Ta'ala Tuhan Semesta Alam yang harus disembah.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ
"Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah sholat untuk mengingat Aku." (QS Thaha: 14)
Dalam hal ilmu dan mengamalkan agama Islam, Allah Subhanahu wa Ta'ala sudah memperingatkan dalam firman-Nya:
اَفَلَا يَتَدَبَّرُوْنَ الْقُرْاٰنَ اَمْ عَلٰى قُلُوْبٍ اَقْفَالُهَا
"Maka tidakkah mereka menghayati Alquran ataukah hati mereka sudah terkunci?" (QS Muhammad: 24)
Bila diri sendiri tidak mengerti, harus bagaimana dan harus memulai dari mana? Maka, carilah para ahlinya sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla:
فاسألوا أهل الذكر إن كنتم لا تعلمون
"Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui." (QS An-Nahl: 43)
Datanglah ke masjid atau mushola serta majelis-majelis ilmu, berkumpullah dengan ahli ilmu (para ulama) niscaya akan banyak pelajaran yang dapat diambil.
Imam Al Ghazali berkata, "Orang yang jahil tidak akan pernah menyadari bahwa dirinya jahil. Tidak akan pernah tahu bahwa dia sudah terkunci hatinya dan sudah mati hatinya."
Wahai para orang tua, jagalah anak-anak dari pedihnya siksa neraka, dan jagalah dirimu dari siksa kubur. Semuanya akan saling menuntut suatu hari nanti.
Jangan hanya mewarisi harta duniawi kepada anak-anakmu. Mereka harus diwarisi dengan pengetahuan agama.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS At-Tahrim: 6)
Begitulah cara meraih kebahagiaan rumah tangga di dunia dan di akhirat. Amalan tersebut yang dibutuhkan dan akan dibawa ke sana kelak.
Hadaanallahu wa iyyakum ajma'in. Barokallahu fiikum.
Oleh:
Ustadz Ady Kurniawan Al Asyrofi
(Hantoro)