JEDDAH - Perjalanan jauh dan kondisi fisik yang tidak prima membuat seseorang mudah terserang penyakit. Seperti dialami jamaah haji asal Aceh yang tergabung dalam kloter 6, Idris bin Usman Jaman. Pria berusia 72 tahun ini terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit King Fahd akibat serangan jantung.
Idris yang memegang nomor pasport A 2735180 ini merupakan penumpang Garuda Indonesia dengan nomor pernerbangan GA-2106. Pesawat yang ditumpangi Idris mendarat di Bandara Haji King Abdul Aziz Jeddah sekira puku 14.15 waktu Arab Saudi atau 18.15 WIB.
Informasi yang dihimpun dari Octagon atau Klinik Layanan Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Jeddah, Rabu (26/9/2012), Idris sudah mengalami serangan jantung sejak dalam pesawat. Saat keluar dari pesawat, kondisinya sangat lemah.
Kasie Layanan Kesehatan Daker Jeddah Ananto Prasetya mengatakan, pasien dalam kondisi sadar saat dibawa ke Octagon. Hanya tekanan darah atau tensi Idris sangat lemah atau drop.
"Rekam jantungnya (EKG) juga buruk. Makanya kami memutuskan rujuk ke Rumah Sakit King Fahd. Kami khawatir kalau di klinik terjadi serangan yang lebih akut. Tapi kondisinya saat ini sudah jauh lebih baik," kata Ananto kepada wartawan di Octagon, Jeddah.
Ananto menegaskan, saat ini Idris masih dalam penanganan dokter RS Fahd dan didampingin tim Layanan Kesehatan Daker Jeddah. Sementara, istri Idris diminta melanjutkan perjalanan ke Madinah.
Idris merupakan jamaah kedua yang mangalami serangan jantung saat tiba di Jeddah. Toto Amat Rejo (64), jamaah Kloter pertama Solo mengalami gagal ginjal setelah tiba di bandara.
(Fetra Hariandja)