MAKKAH - Dua hari menjelang pelaksanaan haji, yang dimulai pada Kamis 25 Oktober mendatang dengan prosesi pertama wukuf di padang Arafah, dianggap berjalan baik.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Agama Suryadharma Ali usai melakukan peninjauan di pemondokan dan balai pengobatan haji di Makkah, Arab Saudi, Senin (22/10/2012).
Suryadharma Ali mengatakan, persiapan itu menyangkut masalah pemondokan, katering, dan fasilitas balai pengobatan haji, bagi jamaah calon haji. "Insya Allah dah siap, dari tenda, bis dari Makkah ke Arafah, tim kesehatan juga disiapkan, untuk masalah konsumsi masih akan dilihat pada hari ini terkait kesiapan dapur, bahan baku, tenaga yang akan memasak," jelasnya.
Untuk masalah jamaah sakit, Suryadharma Ali menambahkan, ada potensi 223 jamaah yang dirawat di BPHI dan rumah sakit Arab Saudi akan disafari-wukufkan yakni wukuf dengan menggunakan mobil ambulance. "Saat ini ada sekira 196 orang jamaah yang menjalani perawatan di BPHI Makkah dan sekira 27 jamaah calon haji yang dirujuk di rumah sakit Arab Saudi," ujar Menag.
Sedangkan, jika dalam kondisi tidak memungkinkan, maka jamaah akan dibadalkan atau diwakilkan oleh orang lain, untuk pelaksanaan ibadah haji. "Saya ingin memastikan bahwa seluruh petugas siap untuk menghadapi Armina (Afarah-Muzdalifah-Mina), termasuk siap untuk melakukan safari wukuf jamaah yang sedang sakit dan tak bisa sendiri datang ke Arafah," tutupnya.
(M Budi Santosa)