Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satu Toilet yang Antre 68 Orang, Kemenag Tambah Urinoir di Mina

Widi Agustian , Jurnalis-Rabu, 24 April 2019 |13:55 WIB
Satu Toilet yang Antre 68 Orang, Kemenag Tambah Urinoir di Mina
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis (Foto: Widi Agustian/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Mina merupakan salah satu tempat sakral dalam ritual ibadah haji. Walau begitu, kondisinya yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah masalah ketersediaan kamar mandi alias toilet. Tahun ini, Kementerian Agama (Kemenag) mengupayakan adanya solusi atas masalah ini.

"Tiap maktab akan kita tambah urinoir untuk laki-laki sebanyak delapan. Ini lebih banyak dari tahun lalu yang ditambah lima," kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis dalam acara Pembekalan Terintegrasi Petugas Haji Arab Saudi Tahun 1440H/2019M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Sri Ilham Lubis

Sebab, penambahan toilet secara permanen memang belum mendapat persetujuan dari Pemerintah Arab Saudi. Tapi, masalah ini tampaknya sudah sangat mendesak. "Satu kamar mandi, yang antre itu bisa sampai 68 orang," tuturnya.

Sebagai pembanding, dia menyebut kondisi toilet di Arafah jauh lebih baik. "Kamar mandi di Arafah jauh lebih baik. Kamar mandi sudah permanen, dibangun dua lantai. Yang laki-laki bisa di atas, yang perempuan di bawah," kata dia. (put)

(Erha Aprili Ramadhoni)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement