nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Islamic Center Akan Dibangun di Suramadu

Agregasi Koran Sindo, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 15:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 15 616 2055988 islamic-center-akan-dibangun-di-suramadu-X3fISrYDSj.jpg Islamic Science Park (Foto: Ist)

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa berencana membangun Islamic Science Park di kaki jembatan tol Suramadu sisi Madura.

Orang nomor satu di Jatim itu sudah menyiapkan konsep Islamic Science Park, yakni 20% edukasi, 30% kesenian, dan 50% hiburan. Luas lahan yang dibutuhkan mencapai 101 hektare. Rencananya, pembangunan tersebut menjadi bagian terintegrasi secara menyeluruh.

”Islamic Science Park, saya harapkan bisa menjadi Program Strategis Nasional (PSN). Ini kalau menjadi PSN akan lebih cepat pengembangannya. Dari segi detailplan-nya sudah rampung,” katanya seusai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan tentang Pemilihan Kepala Badan Pengem bangan Wilayah Surabaya- Madura (BPWS) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, kemarin.

Menurut Khofifah Indar Parawansa, keberadaan Islamic Science Park akan mampu meningkatkan Jatim. Hal ini sangat penting mengingat Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Di Jatim juga terdapat ribuan pondok pesantren dengan puluhan ribu santri.

”Kita sebagai bangsa yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan terbesar di dunia sudah saatnya kita menarik pasar syariah internasional ke Indonesia,” ucapnya. Ketua Umum PP Muslimat NU ini mengaku sudah membentuk tim untuk mewujudkan Islamic Science Park. Kajian juga sudah selesai dan sudah disampaikan kepada ketua DPRD Jatim, ketua-ketua fraksi, dan telah disampaikan pula pada Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak.

”Kita berharap Islamic Science Park akan menjadi sentra dari gravitasi pasar syariah internasional. Di situ akan ada tempat digital IT untuk museum Islam, kemudian kita memiliki Islamic Center yang bisa dipakai international conference, maka tokoh-tokoh ulama-ulama internasional bisa melaksanakan berbagai konferensi di situ,” tandas Khofifah Indar Parawansa.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini