nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dengar! Allah Melarang Manusia Menyiksa Binatang

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Rabu 26 Juni 2019 05:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 25 330 2070760 dengar-allah-melarang-manusia-menyiksa-binatang-yPK4Xu6h0K.jpg Burung ditaruh di kandang (Foto: Youtube)

Memelihara binatang menjadi salah satu hobi yang kini semakin digemari banyakan orang. Hewan-hewan tersebut dipelihara namun kadang juga ditelantarkan. Bahkan ada orang menyiksanya demi kesenangan manusia.

Islam sendiri adalah agama yang penuh kasih sayang. Artinya umat Islam harus menyayangi segala sesuatu ciptaan Allah, tidak boleh menyakitinya apalagi menyiksanya, termasuk hewan.

burung 

(Foto: The Spruce Pets)

Sifat Ar Rauf dari asmaul husna 99 nama Allah yang berarti 'belas Kasih' harus dimiliki oleh umat Islam. Sebab sifat yang baik itu merupakan rahmat Allah. Seperti dikutip dari ceramah Alm Ustadz Arifin Ilham dalam sebuah video, Selasa (25/6/2019).

"Habis ceramah, liat orang jualan burung emprit. Kurungannya kecil, burungnya ada lima puluh lebih. Malah yang lebih ngeri lagi, cuma ikatan doang. Burung emprit diikat kakinya pakai benang kecil, ada pegangannya, lah burungnya terbang ketarik. Cepruuuk! Seneng anak-anak. Menyiksa. Orang beriman tidak munggkin bisa begitu. Dia memiliki sifat Ar Rauf (belas kasih)," kata Alm Ustadz Arifin Ilham dalam sebuah video di Instagram.

Setelah melihat hal tersebut akhirnya Ustadz Arifin Ilham membeli semua burung yang dijual oleh penjual burung. Ia meminta penjual burung itu melepaskan semua burung dagangannya.

Seperti Kisah dari Umar bin Khattab RA, beliau membebaskan dua ekor burung karena anak-anak mempermainkan burung. Umar bin Khattab tidak tega, beliau kasih uang yang banyak kepada anak itu. Beliau berpesan, "Jangan main burung Lagi. Sayangi mahkluk Allah."

Lalu burung itu di lepas oleh Sayyidina Umar. Dan malamnya Sayyidina Abu Bakar Ash Shiddiq bermimpi, Sayiidina Umar dibawa ke surga oleh dua ekor burung.

Rahmat untuk burung, kita tidak tahu boleh jadi nanti burung ini yang akan menjadi sebab turunnya rahmat untuk kita. Apalagi membebaskan saudara kita dalam kesulitan dalam penindasan, duafa dan mustadh'afin.

"Makanya rahmat Allah itu turun tergantung pada sikap kita, melihat keadaan saudara kita," lanjut Almarhum Ustadz Arifin Ilham.

Dari kisah Umar Bin Khattab RA tersebut kita diingatkan betapa pentingnya sifat belas kasih kepada siapapun makhluk Allah. Berkat belas kasih, rahmat Allah akan turun kepadanya.

Oleh karena itu jangan pernah menyiksa hewan-hewan karena mereka semua juga ciptaan Allah. Islam melarang umatnya untuk berbuat jahat kepada semua ciptaan Allah.

Islam mendorong membantu semua ciptaan Allah dalam hal kebaikan. Membantu semua manusia dan juga semua ciptaan Allah. Rahmat Allah akan turun kepada semua orang yang membantu sesama dan juga mempunyai sifat belas kasih. "Kalian ditolong karena kalian menolong orang-orang susah di antara kalian." (HR Bukhari. (MTA)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini