Advertisement
Advertisement

Persiapan Ibadah Haji Bukan Proses Instan, Ini 3 Tahapannya

Widi Agustian , Jurnalis-Minggu, 07 Juli 2019 |12:54 WIB
Persiapan Ibadah Haji Bukan Proses Instan, Ini 3 Tahapannya
Konjen Kemenlu di Jeddah, Mohamad Hery Saripudin. (Foto: Widi Agustian/Okezone)
A
A
A

MADINAH - Proses ibadah haji berlangsung sekitar 40 hari. Walau begitu, proses persiapan yang harus dilakukan Pemerintah memakan waktu hampir satu tahun.

"Proses kegiatan haji paling tidak 10 bulan prosesnya, yang nampak hanya 37-40 hari," kata Konsulat Jenderal Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Jeddah, Arab Saudi, Mohamad Hery Saripudin di Madinah.

Dia menjelaskan, begitu musim haji berakhir, segera dimulai persiapan untuk haji tahun berikutnya. Fase pertama, dimulai dengan tahap kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi.

"Muharam itu sudah start, dimulai biasanya pada saat kedua menteri, yakni menteri agama (Indonesia) dan menteri haji (Arab Saudi) negosiasi mulai bahas kuota," ujarnya.

Kemudian, dia melanjutkan, dilakukan perencanaan transportasi, khususnya untuk pesawat. "Berapa persen Garuda, berapa persen Saudi Airlines, biasanya dilaksanakan sekitar bulan Desember. begitu ditandatangani (MoU antara Indonesia-Arab Saudi) persiapan start," kata dia.

Kloter Pertama Jamaah Calon Haji Telah Mendarat di Bandara Prince Mohamad Abdul Aziz Madinah

Pada 2019, sejak MoU ditandatangani pada Desember 2018, Januari mulai bergerak tim katering, transportasi dan akomodasi.

"Biasanya bekerja 3-4 bulan, me-list akomodasi, dapur, me-list pemilik transportasi dengan lebih khusus lagi," kata dia.

Sebelumnya, kata dia, pihak eksekutif dan legislatif memantau kegiatan. Yakni, ada tim pengawas BPK hingga Itjen Kemenag.

Fase kedua, setelah sarana prasana all set, baru masuk ke persiapan SDM, yakni penentuan pemilihan petugas haji di Tanah Air. Di Arab Saudi juga dilakukan penyiapan SDM, yakni petugas pendukung PPIH yang terdiri dari mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri. Tahun ini, melibatkan mahasiwa dari 8 negara.

"Fase ketiga, yaitu begitu datang tim advance," imbuhnya.

Setelah itu, baru akan mulai berdatangan jamaah.

"Hajatan haji begitu masif, melibatkan semua stakeholder tidak bisa diusung satu pihak saja," ungkap dia.

(Qur'anul Hidayat)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement