Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambal Ayam Rica-Rica untuk Jamaah Haji Tidak Pedas, Ini Alasannya

Widi Agustian , Jurnalis-Minggu, 28 Juli 2019 |00:37 WIB
Sambal Ayam Rica-Rica untuk Jamaah Haji Tidak Pedas, Ini Alasannya
Kasi Katering Daker Madinah PPIH Arab Saudi Dewi Gustikarini. (Foto: Widi Agustian/Okezone)
A
A
A

MADINAH – Makanan yang disajikan untuk jamaah haji memiliki standar sendiri. Standar ini disiapkan agar semua jamaah haji bisa menikmati makanan tersebut.

Profil jamaah haji yang bervariasi membuat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus mengambil "garis tengah" dalam urusan rasa ini.

Baca juga: Sidak Katering, Ini yang Disoroti Tim Pemantau Haji 

Oleh karena itu, jika menemukan rasa makanan yang disajikan terasa sedikit hambar atau mungkin menu ayam rica-ricanya terasal kurang pedas, dimaksudkan agar semua jamaah bisa memakannya.

"Karena jamaah kita variatif," kata Kasi Katering Daker Madinah PPIH Arab Saudi Dewi Gustikarini, di Madinah, Sabtu 27 Juli 2019.

Menu makanan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

Dia mengatakan, jika makanan kurang "terasa", jamaah haji disarankan memanfaatkan kotak perlengkapan makan yang telah diberikan. Di dalam kotak tersebut ada saus hingga kecap yang bisa digunakaan jamaah.

Mengenai standar rasa, Dewi telah mengupayakan agar dari 15 perusahaan katering yang menyediakan makanan untuk jamaah Haji Indonesia bisa seragam.

Baca juga: Tidak Fasilitasi Jamaah Haji Ibadah Tarwiyah, Begini Penjelasan Pemerintah 

"Standar resep sama, kita berikan. Walau kenyataannya mungkin ada perbedaan sedikit," tutur dia.

Sebelum prosesi ibadah haji dimulai, lanjut Dewi, pihaknya telah mengumpulkan chef alias juru masak dari semua perusahaan katering tersebut untuk diberi pelatihan.

Pelatihan pun di-support oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung. Resep berbagai menu masakan juga dibagikan saat itu. "Juga dicoba (dimasak) oleh para juru masak tersebut," kata Dewi.

Baca juga: Selama 20 Hari, Itjen Kemenag Pantau Penyelenggaraan Ibadah Haji 

Sementara Tim Pemantau Katering dari Inspektorat Jenderal Kemenag Ifrokhatul Khusnah menyebut seringkali jamaah haji mengeluh jika rasa masakan tidak masuk di lidah mereka.

Katering jamaah haji. (Foto: Widi Agustian/Okezone)

"Karena kita orang Indonesia juga, kita rasakan rasanya," kata dia ketika berada di dapur salah satu perusahaan katering yang memasak makanan untuk jamaah haji Indonesia.

Baca juga: Dirjen Haji Larang Jamaah Haji Kenakan Atribut KBIH 

Ifrokhatul Khusnah pun menyebut rasa masakan dicoba layak untuk dikonsumsi jamaah haji Tanah Air.

"Kalau secara umum, insya Allah masuk. Kalau masalah rasa adalah selera. Kita maklumi itu tidak bisa mengakomodasi semua (jamaah). Tapi secara standar itu sudah lumayan," kata Ifrokhatul Khusnah.

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement