MAKKAH - Delegasi Amirul Hajj melakukan pertemuan dengan pihak Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah. Salah satu yang dibahas dalam rapat tersebut adalah mengenai persiapan puncak haji.
"Dalam rapat tadi kita membahas bagaimana persiapan kita menghadapi wukuf di Arafah karena puncak haji adalah wukuf di Arafah," kata Amirul Hajj Lukman Hakin Saifuddin, Sabtu (3/8/2019).
Dirinya memastikan kesiapan tim kesehatan KKHI untuk mengantisipasi jamaah yang masih mengalami masalah kesehatan pada puncak haji tersebut.
Seperti tahun-tahun yang lalu, dia menjelaskan, sebagian jamaah yang masih menjadi pasien KKHI akan disafariwukufkan dengan menggunakan bus-bus yang dimodifikasi tempat duduknya.
"Bahkan bus-bus itu dimodifikasi untuk bisa berbaring pasien-pasien kita. Dan itu segala sesuatunya sudah kita siapkan," jelas dia.

Baca Juga: 5 Kloter Ini Tutup Kedatangan Jamaah Haji Indonesia di Tanah Suci
Selain itu, Lukman yang juga merupakan Menteri Agama ini juga menyatakan, pihaknya juga menyiapkan yang dibadalkan, artinya hajinya digantikan oleh orang lain karena pasien itu sama sekali karena alasan kesehatan tidak dimungkinkan lagi untuk dibawa ke Arafah untuk melakukan wukuf.
"Jadi segala sesuatunya sudah kita antisipasi dan mudah-mudahan apa yang sudah kita rencanakan para petugas kesehatan ini bisa terlaksana sebaik-baiknya tanpa kendala yang berarti," beber dia.
(Edi Hidayat)