nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengejutkan! Indeks Baca Tulis Alquran Terendah Berada di Wilayah Basis Islam

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 07 November 2019 10:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 07 614 2126775 mengejutkan-indeks-baca-tulis-alquran-terendah-berada-di-wilayah-basis-islam-d4Jl5AHVm2.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) melakukan penelitian terhadap kemampuan Baca Tulis Alquran (BTQ) mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN). Dari 14 kampus yang diteliti, Indeks Baca Tulis Alquran terendah berada di UIN Ar Raniry Banda Aceh, UIN Mataram, dan UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru.

Direktur Perguruan Tinggi Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Arskal Salim mengaku terkejut dengan hasil penelitian kemampuan baca tulis Alquran tersebut. Sebab ketiga kampus di atas berada di wilayah yang kuat basis keislamannya.

"Saya surprise melihat hasil penelitian di tiga UIN yang berada pada level bawah. Ketiga UIN ini merupakan wilayah yang kuat dengan basis keislamannya," ujarnya sebagaimana dilansir dari laman Kemenag pada Rabu (7/11/2019).

Menurut Arskal, Kemenag memberikan apresiasi kepada Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) yang sudah melakuan penelitian ini. Penelitian BTQ menjadi penting untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kelemahan yang dialami oleh mahasiswai perguruan tinggi kegamaan negeri.

Sumber Foto: Kemenag

Arskal mengharapkan ke depan Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kemenag juga melakukan penelitian dan perbandingan dengan perguruan tinggi negeri seperti UI, ITB, UGM dan perguruan tinggi lainnya, untuk mengetahui sejauh mana level kemampaun BTQ mahasiswanya.

"Dari penelitian ini terlihat jelas sekali aspek-aspek yang memang diperlukan dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Alquran di kalangan mahasiswa UIN. Saya harap penelitian ini bisa dikembangkan lebih jauh lagi kepada mahasiswa prodi umum di perguruan tinggi negeri. Apakah kemampuan baca tulis Alquran di perguruan tinggi umum itu seimbang dengan di UIN atau jauh lebih rendah," tandas Arskal.

Ada tiga model pembinaan dan peningkatan BTQ mahasiswa UIN yang dihasilkan dari hasil penelitian Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran yakni optimalisasi Ma'had Jamiah, kolaborasi dengan lembaga lain dan swakelola dengan mengambil tenaga pengajar dari dosen yang tersertifikasi.

Sebelumnya dikabarkan bahwa indeks kemampuan baca Alquran tertinggi diraih mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) dengan skor 3,94 dari rentang 1 – 5.

Untuk kemampuan tulis Alquran, indeks tertinggi adalah mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (3.80).

Lebih lanjut, Penelitian Kemampuan Baca Tulis Alquran (BTQ) Mahasiswa UIN di Indonesia pada 2019 ini melibatkan 14 kampus dengan 50 responden yang komposisinya 25 mewakili prodi umum dan 25 mewakili prodi agama.

Pengumpulan data dilakukan pada September 2019 dengan menggunakan empat instrumen yang secara teknis dilakukan secara simultan, yaitu: tes kemampuan, kuosioner, wawancara, dan dokumentasi.

Adapun 14 UIN yang menjadi locus penelitian ini, sesuai urutan indeks hasil penelitian, yaitu: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Walisongo Semarang, UIN Sarif Hidatullah Jakarta, UIN Alauddin Makassar, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Sumatera Utara, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Mataram Lombok, UIN Ar Raniry Banda Aceh dan UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini