nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres Ma'ruf Amin Beberkan 4 Jalur Radikalisme, Pesantren Secara Umum Bersih

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 08:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 08 614 2127226 wapres-ma-ruf-amin-beberkan-4-jalur-radikalisme-pesantren-secara-umum-bersih-blp1C6eVEX.jpg Wapres Ma'ruf Amin. Foto: BBC

PENGENTASAN isu radikalisme menjadi salah satu fokus Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-KH Mar’uf Amin (Jokowi-Mar’uf). Ma’ruf sendiri diberi tugas secara khusus dalam penanganannya.

Lalu bagaimana pandangan Ma’ruf soal pengentasan radikalisme ini? “Menurut saya, penanggulangan radikalisme itu harus dilakukan secara komprehensif, dari hulu ke hilir, dan juga struktural maupun kultural,” ucapnya seperti dilansir dari BBC pada Jumat (8/11/2019).

“Karena itu tidak hanya menangani dari hilir, yaitu deradikalisasi, tapi juga harus merupakan penangkalan. Kontra-radikalisme untuk mencegah orang-orang supaya tidak terpapar, jadi pencegahan,” tambahnya.

Kemudian, kata Ma’ruf, bagi mereka yang terpapar dilakukan deradikalisasi supaya mereka kembali kepada jalan benar, kepada cara berpikir yang benar, kepada komitmen kebangsaan yang benar. “Yang kita ingin bangun seperti itu,” ucapnya.

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ma’ruf Amin menambahkan ada beberapa jalur masuknya radikalisme. Jalur pertama adalah lewat layanan pendidikan.

“Pendidikan merupakan jalur yang dilakukan oleh kelompok-kelompok radikal. Dari mulai sekolah dasar, sekolah menengah pertama, bahkan sampai ke perguruan tinggi. Radikalisme di perguruan tinggi kan sudah dijelaskan, banyak perguruan tinggi yang banyak terpapar radikalisme,” katanya.

Kemudian yang kedua adalah jalur keagamaan. Kata dia pemerintah akan meluruskan pemahaman keagamaan yang terkena radikalisme, supaya tidak salah memahami.

Kemudian yang ketiga adalah jalur kepegawaian atau ASN (aparatur sipil negara). “Mereka yang masuk ASN harus steril dari radikalisme, jadi tidak begitu saja bisa masuk,” ujar Ma’ruf Amin..

Kemudian jalur kempat adalah jalur yang menyangkut pihak-pihak yang bergerak di bidang kemasyarakatan, seperti dakwah, komunitas politik, komunitas sosia.

“Itu menjadi bagian yang harus kita tangkal supaya mereka tidak terpapar radikalisme. Jadi jalur-jalur itu harus kita lakukan. Maka dari itu pemerintah harus menjadikan radikalisme sebagai arus utama penanganannya,” ucap Ma’ruf.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dalam pendidikan kemadrasahan, kepesantrenan, secara umum tidak terkena radikalisme. “Umumnya sudah tidak menjadi masalah, kecuali pesantren-pesantren tertentu yang terkena virus radikalisme,” tutur Ma’ruf Amin.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini