nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anjuran Menuruti Istri yang Ngidam, Ini Dalilnya

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 09:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 02 330 2136755 anjuran-menuruti-istri-yang-ngidam-ini-dalilnya-0JCkC52H5j.jpg Ilustrasi. Foto: Gulfnews

SUAMI yang sedang menginginkan kehadiran anak tentu sangat bahagia mendengar istrinya hamil. Namun perlu diingat bahwa kehamilan seorang istri bisa jadi merupakan ujian bagi suami, sebab istri bisa saja ngidam atau menginginkan sesuatu yang dirasa aneh.

Contoh yang kadang membuat suami pusing adalah ketika ngidam itu dirasa tidak rasional atau aneh, semisal minta rujak tengah malam. Lalu apakah suami wajib menuruti hal tersebut?

Memenuhi permintaan istri yang ngidam berarti menunjukkan kasih sayang kepadanya, dan juga sebaliknya. Bahkan jika keinginannya tidak dipenuhi, sebagian masyarakat percaya hal itu berdampak pada calon bayi yang ada dalam kandungan.

Karena itulah bagi seorang suami diharuskan bisa memenuhi permintaan istri yang sedang ngidam. Bahkan keharusan memenuhinya selama tidak membahayakan dan tidak melanggar norma syariah. Terlebih ketika yang diidamkan adalah sebagian dari kewajiban suami, seperti nafkah sehari-hari.

Ilustrasi. Foto: Istimewa 

Namun dalam pandangan syariat, memenuhi permintaan istri yang sedang ngidam itu bukanlah suatu kewajiban, namun sebatas anjuran. Syekh Sulaiman Al-Jamal mengutip pendapat imam ar-Ramli demikian:

يَنْبَغِي أَنْ يَجِبَ نَحْوُ الْقَهْوَةِ إذَا اُعْتِيدَتْ وَنَحْوُ مَا تَطْلُبُهُ الْمَرْأَةُ عِنْدَ مَا يُسَمَّى بِالْوَحَمِ مِنْ نَحْوِ مَا يُسَمَّى بِالْمُلُوحَةِ إذَا اُعْتِيدَ ذَلِكَ

“Sebaiknya suami menuruti kebiasaan istri, misalkan istri penyuka kopi. Begitu juga sebaiknya menuruti selera istri ketika mengalami sesuatu yang dikenal dengan istilah ngidam seperti halnya ketika menginginkan yang asam-asam sebagaimana yang menjadi adat kebiasaan.”[1]

Memang tidak ada dalil yang mewajibkan seorang suami memenuhi permintaan istri yang sedang ngidam sebagaimana tidak adanya pelarangan untuk memenuhinya pula. Akan tetapi mempertimbangkan kepayahan perempuan yang hamil, tentunya pemenuhan itu bisa menjadi dukungan moral tersendiri bagi istri yang sedang hamil.

Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini