Saleha Jabeen, Muslimah Pertama yang Jadi Pemuka Agama di Air Force

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 13 614 2152328 saleha-jabeen-muslimah-pertama-yang-jadi-pemuka-agama-di-air-force-fccFCN3X3d.jpg Saleha Jabeen jadi pemuka agama Islam di Air Force (Foto: About Islam)

Letnan Dua Angkatan Udara (AU), Saleha Jabeen menjadi muslimah pertama yang ditunjuk sebagai pemuka agama Islam di organisasi Air Force atau Angkatan Udara Amerika Serikat.

Saleha Jabeen jadi pemuka agama Islam pertama di Air Force setelah menyelesaikan tugasnya di Catholic Theological Union di Chicago.

 Air Force

Kepala Angkatan Udara sekaligus Kapten Chaplains, Mayor Jenderal Steven Schaick mengatakan, keputusan ini diambil untuk memajukan kebebasan beragama yang merupakan kemenangan dari semua orang yang beriman. Tentunya hal ini bukan hanya berlaku bagi umat Islam, melainkan untuk semua umat dari semua agama.

“Faktanya Amerika adalah tempat di mana konstitusi menjamin kebebasan Anda untuk memeluk suatu agama atau tak beragama sama sekali. Korps Chaplain baru saja menerima Saleha Jabeen untuk memastikan setiap penerbang memiliki pemuka agama yang mendukung keimanannya," Mayor Jenderal Steven Schaick.

Seperti dilansir dari About Islam, Senin (13/1/2020), Jabeen berasal dari India. Ia masuk ke Amerika Serikat (AS) sejak 14 tahun yang lalu sebagai siswa internasional.

Jabeen mengatakan, kakaknya yang telah menjadi sumber inspirasinya hingga saat ini. “Karena dedikasinya dan melihat karier militernya, saya mengakui pentingnya chaplain (pemuka agama) dalam angkatan bersenjata. Saya melihat bahwa ketika satu orang anggota dikerahkan, maka semua anggota keluarga mereka akan bergabung,” terangnya.

Meskipun chaplain memiliki akar dalam tradisi Kristen, namun muslim di Amerika telah menggunakan model ini sebagai cara untuk memberikan panduan berbasis agama dalam konteks kelembagaan. Mereka menerapkan sistem ini dalam dunia militer, kampus, rumah sakit, dan dalam fasilitas pemasyarakatan.

Chaplain muslim melayani anggota muslim dan non-muslim. Mereka menawarkan dukungan dan bimbingan spiritual keagamaan bagi penerbang dalam beberapa tahun terakhir.

Para chaplain bertindak sebagai pemimpin intra-institusional yang bekerja menuju pemahaman antaragama yang lebih besar dan keterlibatan masyarakat.

Menurut Asosiasi Muslim Chaplains, saat ini chaplain muslim di AS telah berpindah tugas dari dakwah berfokus pada dukungan dan perawatan.

Association of Muslim Chaplains bersama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Boston, merilis survey tentang para chaplain muslim di Amerika.

Penelitian tersebut menemukan kebutuhan lebih banyak ‘lembaga muslim yang kuat’ untuk melakukan pelatihan dan memberikan dukungan keuangan, dukungan pribadi, harapan gender, dan iklim sosial.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini