nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bacalah Doa Ini Agar Ikhlas Menghadapi Kabar Duka

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 14 Januari 2020 07:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 13 618 2152502 bacalah-doa-ini-agar-ikhlas-menghadapi-kabar-duka-MkCzDmk2Wm.jpg Ilustrasi. Foto: Thoughhtcho

WAKIL Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, jika seorang Muslim mendapatkan kabar duka semisal ditinggal meninggal, maka hal yang harus diutamakan adalah tawakal serta sadar diri bahwa semua akan kembali kepada Allah SWT.

"Misalnya, ketika suami dalam posisi ditinggal mati istrinya, maka yang terbaik adalah menjadi kesadaran diri bahwa setiap apa yang ada di dunia ini adalah milik Allah SWT, dan kembali kepada Allah. Berdoalah kepada Allah untuk merapatkan diri, agar Allah memberikan pahala atas kesabaran (red. menghadapi kabar duka)," ujarnya kepada Okezone.

Kemudian bagi yang sedang bersedih bisa membaca doa berikut ini, yakni supaya hati tenang dan mengikhlaskan semuanya;

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا، وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا، وَصَغِيْرِنَا وَكَبِيْرِنَا، وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا، اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى اْلإِسْلاَمِ، وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى اْلإِيْمَانِ

Ilustrasi. Foto: Istimewa 

Artinya: "Ya Allah ampunilah orang yang masih hidup di antara kami dan orang yang sudah meninggal, orang yang sekarang ada dan orang yang tidak hadir, anak kecil di antara kami dan orang dewasa, lak-laki dan perempan kami. Ya Allah siapa yang engkau hidupkan di antara kami maka hidupkanlah ia di atas Islam dan siapa yg engkau wafatkan di antara kami maka wafatkanlah dia di atas iman. (HR Ahmad, Abu Dawud).

Lebih lanjut, kata Ainul Yaqin, meski suami atau istri meninggal, hubungan silaturahmi antar keluarga harus tetap dijaga.

"Jangan pernah memutuskan silaturahmi, khususnya dengan keluarga istri (pasangan), sebab biasanya banyak terjadi, ketika suami ditinggal Istri meninggal dunia dan terlebih suami menikah lagi, maka terputuslah semua hubungan, seakan tidak ada silaturahim sebelumnya," tuturnya.

Hal ini juga dijelaskan dalam Alquran, bahwasannya menjaga silaturahmi khususnya antar keluarga itu menjadi keharusan. Allah berfirman;

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوْا اللهَ الَّذِيْ تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَالأَ رْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.

Artinya: "Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari seorang diri, dan darinya Dia menciptakan istrinya, dan dari keduanya Dia memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak, dan bertakwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama-Nya kalian saling meminta satu sama lain, dan jagalah hubungan silaturrahmi, sesungguhnya Allah selalu mengawasi kalian."(QS. An-Nisaa’: 1)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini