nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

11 Sunah Puasa, dari Makan Sahur hingga Berbuka dengan Kurma

Suherni, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 12:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 30 330 2160603 11-sunah-puasa-dari-makan-sahur-hingga-berbuka-dengan-kurma-GYGD6GFRZr.jpg Ilustrasi. Foto: Toronto Star

SALAH satu ibadah sunah yang dianjurkan pada setiap Kamis adalah Puasa Kamis. Dalam pelaksanaannya, puasa juga mengandung amalan sunah lain.

Dikutip dari buku Bimbingan Islam Untuk Hidup Muslimah, Halaman 116-117 yang disusun oleh DR. Ahmad Hatta, MA, terdapat 11 sunah puasa, yaitu:

1. Makan sahur dan mengakhiri waktu sahur.

Nabi bersabda, "Bersahurlah kalian, karena dalam sahur ada keberkahan.'' ( Shahih Bukhari, 2/1.823)

Zaid bin Tsatbit menyebutkan bahwa jarak antara sahur Nabi dan azan Subuh sekitar membaca 50 ayat (10 menit). (Shahih Bukhari, 2/1.821)

2. Menyegarkan berbuka ketika mendengar azan Magrib.

Rasulullah bersabda, "Manusia selalu dalam kebaikan, selama mereka menyegerakan ifthar (berbuka puasa)." (Shahih Bukhari, 2/1.856; Muslim, 2/1.098)

3. Mensyukuri nikmat Allah dan membaca doa ketika berbuka.

ذهب الظما وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء ال له

Dzahabazh-zhama-u, wabtallatil-'uruqu, wa tsabatal-ajru, insya Allah

Rasa dahaga telah pergi, kerongkongan telah basah, semoga ganjarannya tetap (di sisi-Nya), Insya Allah.

(Abu Dawud, 2/2.357)

Allahumma laka shumtu, wa 'ala rizqika afthartu

Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu dan berbuka atas karunia-Mu (Abu Dawud, 2/2.358)

Alhamdulillahilladzi a'anani fa shumtu, wa razaqani fa afthartu.

Segala puji bagi Allah yang telah membantuku (dengan izin-Nya) hingga aku bisa berpuasa, dan memberiku rezeki hingga aku bisa berbuka. (Ibnu Abi Syaibah, 2/9.744)

4. Berbuka dengan kurma atau air putih, dan tidak boleh berlebih-lebihan saat berbuka puasa.

5. Meninggalkan perbuatan yang sia-sia dan menjaga diri dari perkataan dan perbuatan yang kotor.

Rasulullah bersabda, "Pada hari kalian berpuasa, janganlah berkata keji dan jangan memaki! Dan jika seseorang mengejek atau memulai perkelahian dengannya, hendaknya ia berkata, 'Aku (sedang) berpuasa." (Muslim, 2/1.151)

6. Memperbanyak amal ibadah seperti membaca Alquran, berzikir, salat sunah, salat malam, bersedekah, dan segala bentuk kebaikan lainnya.

Ibnu 'Abbas menceritakan, "Rasulullah ialah orang paling dermawan, dan lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan ketika ia menghadap Jibril.

"Dan beliau bertemu dengan Jibril pada setiap malam di bulan Ramadhan, dan Jibril membimbingnya membaca Alquran. Sungguh Rasulullah lebih dermawan memberikan kebaikan dibanding angin yang tidak berhenti bersemilir." (Shahih Bukhari, 1/6; Muslim, 4/2.308)

7. Memberi makan atau minum bagi orang yang hendak berbuka.

Rasulullah bersabda, "Siapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun. (Tirmidzî, 3/807, Hadits hasan shahih).

8. Bersungguh-sungguh dalam beribadah pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Diriwayatkan bahwa Rasulullah "Jika memasuki 10 hari terakhir, beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengetatkan ikat pinggangnya." (Muslim, 2/1.174)

9. Menjaga ibadah Qiyamullail (Salat Malam) pada bulan Ramadhan.

Rasulullah bersabda, "Barang siapa yang melakukan Qiyamullail pada bulan Ramadhan dengan penuh iman dan keikhlasan, maka akan diampuni seluruh dosanya. (Shahih Bukhari, 1/37; Muslim, 1/759)

10. Melaksanakan Umrah pada Bulan Ramadhan.

Nabi bersabda, "Umrah di bulan Ramadhan, setara dengan haji bersamaku." (Muslim, 2/1.256)

11. Melaksanakan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Diriwayatkan bahwa Nabi selalu beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkannya. Kemudian para istri beliau beri'tikaf sepeninggal beliau. (Shahih Bukhari, 2/1.923; Muslim, 2/1.172).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini