nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dalil-Dalil Sunah Mendahulukan Kaki Kanan saat Hendak Masuk Masjid

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Selasa 10 Maret 2020 13:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 10 330 2181001 dalil-dalil-sunah-mendahulukan-kaki-kanan-saat-hendak-masuk-masjid-srbJPTe73W.jpg Ilustrasi. Foto: SCMP

ADA beberapa sunah ketika seorang Muslim hendak beribadah ke masjid, salah satunya melangkah menggunakan kaki kanan lebih dahulu saat akan masuk masjid tersebut.

Sedangkan ketika hendak keluar, disunahkan lebih dulu menggunakan kaki kiri. Lalu apa dalil dari adab melangkah keluar dan masuk masjid tersebut?

Terdapat dalil-dalil, baik yang bersifat umum maupun dalil yang bersifat khusus mengenai hal ini. Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan,

مِنَ السُّنَّةِ إِذَا دَخَلْتَ الْمَسْجِدَ أَنْ تَبْدَأَ بِرِجْلِكَ الْيُمْنَى، وَإِذَا خَرَجْتَ أَنْ تَبْدَأَ بِرِجْلِكَ الْيُسْرَى

“Termasuk sunah ketika masuk masjid adalah mendahulukan kaki kanan. Dan jika keluar dengan mendahulukan kaki kiri.” (HR. Al-Hakim, 1: 218. Beliau berkata, “Shahih sesuai syarat Muslim”, dan disetujui oleh Adz-Dzahabi)

Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Pendapat yang benar (shahih) bahwa jika ada sahabat mengatakan, “Termasuk sunah”, maka status hukumnya adalah perkataan Nabi (marfu’).” (Fathul Baari, 1: 523)

Sementara dalil umumnya, Al-Bukhari rahimahullah berkata di dalam kitab Shahih-nya,

بَابُ التَّيَمُّنِ فِي دُخُولِ المَسْجِدِ وَغَيْرِهِ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ: يَبْدَأُ بِرِجْلِهِ اليُمْنَى فَإِذَا خَرَجَ بَدَأَ بِرِجْلِهِ اليُسْرَى

“Bab mendahulukan kaki kanan ketika masuk masjid dan selainnya. Ibnu Umar biasa (masuk masjid) dengan mendahulukan kaki kanan, dan ketika keluar masjid, mendahulukan kaki kiri.”

Kemudian ia (Al-Bukhari) menyebutkan hadis yang diriwayatkan dari ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحِبُّ التَّيَمُّنَ مَا اسْتَطَاعَ فِي شَأْنِهِ كُلِّهِ، فِي طُهُورِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَتَنَعُّلِهِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suka mendahulukan yang kanan dalam setiap perbuatannya selama beliau mampu, seperti dalam bersuci, menaiki kendaraan, dan memakai sandal.” (HR. Bukhari no. 426 dan Muslim no. 268)

Al-‘Aini rahimahullah berkata, “Kesesuaian antara judul bab dengan hadis tersebut adalah dari sisi cakupan makna umumnya. Karena cakupan makna umumnya menunjukkan memulai dari sisi kanan ketika memasuki masjid.” (‘Umdatul Qari, 3: 429)

Ibnu ‘Allan rahimahullah berkata, “Kaki kanan dikhususkan untuk masuk masjid karena kemuliaannya. Sedangkan kaki kiri ketika keluar masjid, karena kejelekannya. Ini termasuk adab yang hendaknya diperhatikan, sebagaimana adab-adab yang lainnya.” (Al-Futuhaat Ar-Rabbaniyyah, 2: 42).

Demikian dikutip dari laman Muslim.or.id pada Selasa (10/3/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini