Masjid-Masjid di Jawa Timur Meniadakan Sholat Idul Fitri

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 21 614 2217609 masjid-masjid-di-jawa-timur-meniadakan-sholat-idul-fitri-EosAFL8Q9V.jpg Masjid Al Akbar di Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Okezone)

MALANG – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1441 Hijriah yang sempat diperbolehkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur akhirnya ditangguhkan. Hal ini untuk mengantisipasi persebaran corona virus disease (covid-19).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan masuknya 38 kota dan kabupaten di sana dalam zona merah corona membuat pelaksanaan Sholat Id diminta ditiadakan.

Baca juga: Masjid Al Aqsa Segera Dibuka Setelah Idul Fitri 

"Kebetulan semua kabupaten dan kota sudah terkonfirmasi positif covid-19. Ada yang jumlahnya kecil, ada yang jumlahnya besar. Karena itu, kita mengimbau warga untuk Sholat Id di rumah masing-masing," ujar Khofifah di Gedung Grahadi Surabaya.

Hal ini diperkuat dengan pernyataan Sekretaris Daerah Jawa Timur Heru Tjahjono yang menyatakan pihaknya telah mencabut Surat Nomor 451/7809/012/2020 tertanggal 14 Mei 2020 tentang Imbauan Kaifiat Takbir dan Sholat Idul Fitri yang ditujukan kepada Ketua Badan Pelaksana Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

"Kami mencabut Surat Nomor 451/7809/012/2020 tertanggal 14 Mei 2020 itu. Kami nyatakan surat itu telah ditinjau kembali dan tidak berlaku," tutur Heru.

Peniadaan Sholat Id tersebut tampaknya juga mulai diikuti oleh sejumlah daerah di Jawa Timur. Di Kota Malang, meskipun Wali Kota Malang Sutiaji tidak tegas melarang Sholat Id di masjid, namun ia mengisyaratkan tidak mengeluarkan izin.

"Kami tidak melarang masyarakat untuk beribadah, namun kami mengimbau agar masyarakat dapat beribadah di rumah masing-masing selama masa pandemi ini," ucap Sutiaji usai rapat koordinasi dengan sejumlah tokoh agama dan takmir masjid.

Baca juga: Aa Gym: Banyak yang Kecewa dan Terkhianati di Tengah Wabah Corona 

Namun pria kelahiran Lamongan ini akan tetap memberikan opsi bila ada takmir masjid dan tokoh agama yang melakukan Sholat Id di masjid yakni dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19, termasuk akan dilakukan rapid test kepada jamaah yang hadir.

"Kami sudah ada Perwal 17/2020 tentang PSBB Kota Malang, berkaitan dengan kegiatan dan/atau aktivitas ibadah dengan jamaah diperbolehkan memerhatikan protokol covid secara ketat, dan penyelenggara bertanggung jawab sepenuhnya dalam pelaksanaannya," terang Sutiaji.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Di Kota Batu, aturan pelaksanaan Sholat Id di masjid terhalang oleh Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Batu.

"Sesuai dengan Perwali 48 Tahun 2020 sudah diatur dengan jelas dalam Pasal 11 tentang kegiatan pembatasan kegiatan keagamaan," papar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Batu Muhammad Chori.

Baca juga: Zakat dari Harta Haram, Bagaimana Hukumnya? 

Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Masjid Agung Darussalam yang berada di pusat Bojonegoro memutuskan tidak menyelenggarakan Sholat Id berjamaah. Hal tersebut disampaikan pengurus takmir melalui surat nomor 76/TMD/BJN/V/2020.

"Dengan mempertimbangkan situasi terkini terkait wabah covid-19, dengan ini kami beritahukan bahwa Masjid Agung Darussalam Bojonegoro TIDAK MENYELENGGARAKAN SHOLAT IDUL FITRI 1441 H," tulis surat tersebut yang ditandatangani oleh Ketua Takmir Masjid Agung Darusaalam KH A Maimun Syafii.

Baca juga: Karakteristik Kemenangan Histori Penaklukan Mekkah di Bulan Ramadhan 

Namun kebijakan berbeda diterapkan Pemkab Sidoarjo yang masih mengizinkan penyelenggaraan Sholat Id berjamaah di masjid daerah-daerah yang masih masuk zona hijau.

"Pelaksanaan Sholat Idul Fitri hanya diizinkan di masjid, musala, lapangan, desa, atau kelurahan, yang berkategori hijau atau kuning. Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan tetap memproteksi wilayahnya untuk tidak menerima jamaah dari luar," kata Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya