nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Penularan Corona, Objek Wisata di Klaten Akan Tetap Tutup saat Lebaran

Sabtu 23 Mei 2020 09:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 23 614 2218389 cegah-penularan-corona-objek-wisata-di-klaten-akan-tetap-tutup-saat-lebaran-RtTjYfmhzA.JPG Salah satu objek wisata di Klaten, Jawa Tengah (Foto: Solopos.com)

PELAKSANA tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Sri Nugroho menyatakan bahwa hingga hingga saat ini belum ada kepastian kapan objek wisata di wilayah itu kembali dibuka.

Meski diakuinya, ada pengelola objek wisata serta wahana hiburan yang mengajukan izin beroperasi saat Lebaran.

Selain objek wisata milik pemkab, objek wisata yang dikelola desa serta swasta hingga kini juga masih ditutup. Penutupan objek wisata dilakukan pemkab sejak 16 Maret silam.

“Sementara ini kegiatan-kegiatan masih lockdown termasuk objek wsiata. Kami masih menunggu kapan diperbolehkan seluruh objek wisata dibuka,” kata Nugroho, menukil dari laman Solopos, Sabtu (23/5/2020).

Baca juga: Dewan Masjid DKI: Takbiran di Masjid Boleh, Asal Tak Lebih 5 Orang

Dia mengungkapkan, terdapat satu pengelola desa wisata serta satu pengelola wahana permainan yang sempat mengajukan izin untuk membuka kembali usaha mereka. Tujuannya, untuk meraup pendapatan di momen Lebaran tahun ini. Namun, permohonan tersebut dengan tegas ditolak.

Ilustrasi

“Ada dua yang mengajukan izin untuk beroperasi dari desa wisata serta wahana permainan. Inginnya buka untuk mendapatkan penghasilan. Namun, setelah kami berikan pemahaman karena masih tingginya kasus Covid-19 di Indonesia, para pengelola menyadari kondisi tersebut,” tuturnya.

Saat ditanya perihal kegiatan pekan syawalan, dirinya juga memastikan kegiatan itu ditiadakan. Pekan syawalan ialah acara tradisi dengan puncak acara berupa kirab gunungan ketupat di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, kecamatan Bayat. Saban puncak acara, kegiatan itu didatangi ribuan orang dari berbagai daerah.

Sementara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito memastikan seluruh objek wisata di sana akan tetap tutup selama Lebaran.

“Ada pengelola objek wisata yang punya desa mengajukan izin untuk beroperasi. Alasannya untuk pemasukan. Tetapi, karena masih berisiko (penularan Covid-19), kami tidak izinkan. Karena itu kan menyebabkan kerumunan. Itu yang tidak boleh,” tegas Ronny.

Guna memastikan seluruh pengelola objek wisata mematuhi larangan beroperasi sementara waktu kata dia, petugas Satpol PP akan disebar memantau objek-objek wisata tersebut. Pemantauan ini akan melibatkan unsur pemerintah kecamatan. Dirinya juga menegaskan bahwa tradisi Lebaran seperti kegiatan pekan syawalan juga tidak akan terlaksana.

“Pokoknya acara yang mengumpulkan orang untuk sementara ditiadakan,” tegas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini