Dearborn, Kota di Amerika dengan Makanan Halal hingga Azan Berkumandang

Jum'at 19 Juni 2020 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 615 2232910 dearborn-kota-di-amerika-dengan-makanan-halal-hingga-azan-berkumandang-sb2MhS7yrz.jpg Ilustrasi azan dari masjid. (Foto: Unsplash)

BERADA di Kota Dearborn, Negara Bagian Michigan, Amerika Serikat, yang berjarak sekira 15 menit dari pusat Kota Detroit, akan ditemui sejumlah hal menarik. Di antaranya papan nama dari berbagai usaha yang menggunakan dua bahasa yakni Inggris dan Arab.

Menurut Dr Sally Howell, direktur Pusat Studi Arab, Amerika, dan Islam di University of Michigan-Dearborn, hal tersebut berawal dari tahun 1980-an.

"Sekitar tahun 1980-an, di mana dulu ada restoran Arab pertama di Warren Avenue, mereka hanya memiliki tanda dalam bahasa Inggris. Kemudian ada satu restoran Lebanon, merekalah yang pertama menulisnya dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris. Memang benar sekarang banyak papan nama untuk kantor praktik dokter, toko kelontong, restoran, memiliki tanda dalam dua bahasa," papar Dr Sally, dikutip dari VOA, Jumat (19/6/2020).

Dearborn berpenduduk lebih dari 90 ribu jiwa memang merupakan salah satu kota dengan populasi warga Muslim pendatang atau warga keturunan Arab terbanyak di Amerika Serikat. Sebagian besar merupakan pendatang dari Suriah, Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak.

Adanya dua bahasa ini tentu saja sangat membantu para pendatang yang baru saja menginjakkan kakinya di Negeri Paman Sam.

"Itu karena begitu banyak orang yang masih baru di negara ini dan mereka itu adalah target usaha Anda. Jika Anda seorang apoteker yang berbicara bahasa Arab, salah satu kelebihan Anda adalah bilingual. Jadi, Anda ingin orang tahu Anda bilingual dengan menggunakan dua bahasa di papan nama usaha," kata Dr Sally.

Selain penggunaan dua bahasa yang semakin banyak ditemui di Kota Dearbon, dengan semakin banyaknya Muslim pendatang di kota ini, maka semakin mudah menemukan makanan halal bahkan di restoran waralaba besar yang mungkin sulit ditemukan di kota lain di Amerika.

"Ada transformasi dari yang semula disebut restoran Lebanon atau Arab, kini menjadi hanya restoran halal," ungkapnya.

Saat ini di Kota Dearborn, McDonald's pun memiliki makanan halal. Demikian pula di toko-toko bahan makanan turut memiliki beragam produk halal.

Hal menarik lainnya, di Kota Dearborn bisa ditemukan masjid dengan suara azan yang kencang berkumandang ke luar. Salah satunya adalah masjid yang dibangun pada tahun 1930-an bernama American Moslem Society.

"Ini masjid tertua di Amerika Utara. Berdiri sejak 1937. Saat itu banyak imigran, terutama dari Timur Tengah, datang untuk bekerja di perusahaan automotif," kata pengurus masjid, Mohammad Osman.

Saat pertama azan berkumandang keluar dari masjid ini, warga sekitar mengajukan protes. Hingga akhirnya masalah tersebut diselesaikan di pengadilan.

"Tahun 1970-an mereka harus ke pengadilan. Alhamdulillah, masjid menang dan azan bisa berkumandang melalui pengeras suara," kata Mohammad Osman.

Azan saat ini tidak hanya berkumandang di Dearborn, namun juga beberapa kota di Amerika Serikat. Mereka mulai mengizinkan azan berkumandang hingga keluar masjid.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini