Kosovo, Negara di Eropa yang Ramah terhadap Muslim

Pristia Astari, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 20:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 615 2237077 kosovo-negara-di-eropa-yang-ramah-terhadap-muslim-WIH4z3cLN6.jpg Kosovo. (Foto: Istimewa/Halalzilla)

MUNGKIN banyak yang belum tahu tentang negara Kosovo. Kosovo terletak di sebelah tenggara wilayah Balkan di Eropa dan diapit negara Serbia, Montenegro, Albania, serta Makedonia.

Kosovo memiliki ibu kota di Pristina. Sebelumnya Kosovo adaah sebuah provinsi di Serbia. Namun pada akhirnya Kosovo mendeklarasikan kemerdekaan pada 17 Februari 2008.

Baca juga: Ketika Abu Nawas Diprotes Santrinya 

Negara ini merupakan salah satu yang termiskin di Benua Eropa. Jadi tidak heran jika saat berkunjung ke sana, kamu akan melihat banyak pengemis, mulai orang tua sampai yang paling muda.

Pada 1389–1912 atau selama lebih dari 500 tahun yang memerintah di Kosovo adalah Kekaisaran Ottoman. Maka itu sekira 96 persen populasi Kosovo adalah keluarga Muslim.

Ilustrasi masjid. (Foto: Unsplash)

Sebagaimana dilansir Halalzilla, Jumat (26/6/2020), alasan negara Kosovo wajib dikunjungi untuk kaum Muslimin karena keindahan alamnya. Kemudian penduduk di sana juga ramah. Mereka sangat tertarik oleh wisatawan asing yang datang.

Kemudian di sana juga banyak menara yang bergema dengan azan ketika waktu sholat tiba.

Baca juga: Nasib Matahari di Hari Kiamat dan Pintu Tobat Ditutup Rapat 

Lalu hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengunjungi negara Kosovo adalah:

1. Aman bagi para traveler.

2. Mata uang yang digunakan di sini adalah jenis euro.

3. Di wilayah Serbia, Muslim traveller harus memeriksa apakah makanannya halal atau tidak, namun berbeda di Prizren dan Prishtina.

Di bidang kepercayaan, Konstitusi Kosovo menetapkan Kosovo sebagai negara sekuler yang tidak memihak pada agama apa pun dan juga menjamin kebebasan beragama.

Sensus 2011 menyatakan bahwa 96 persen warga Kosovo beragama Islam, mayoritas Sufisme dan Syiah. Kemudian 3 persen Kekristenan, mayoritas Kristen Katolik pada penduduk Serbia dan Kristen Ortodoks pada penduduk Albania. Sisanya menganut agama lainnya.

Baca juga: Nikah Siri Menurut Pandangan Islam 

Ilustrasi. (Foto: Unsplash)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini