Ciri Orang Beribadah Ikhlas karena Allah Ta'ala

Senin 29 Juni 2020 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 29 614 2238440 ciri-orang-beribadah-ikhlas-karena-allah-ta-ala-p2yNdrKzSB.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SEORANG muslim wajib mengetahui hakikat ibadah yang sebenarnya agar bisa sampai kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kata badah berasal dari bahasa Arab yakni 'abdu yang berarti hamba. Definisi ibadah menurut istilah ialah segala amal atau perbuatan manusia yang berhubungan dengan Allah, sesama manusia maupun dengan alam demi mendapat ridha-Nya semata.

Mengutip laman Sindonews, Allah Ta'ala memerintahkan manusia beribadah sebagaimana dalam firman-Nya dalam Alquran Surah Adz-Dzariyat ayat 56 yang artinya: "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku". (QS. Surah Adz-Dzaariyat: 56).

Lantas bagaimana ciri-ciri orang yang ibadahnya benar-benar murni hanya karena Allah Ta'ala? Syaikh Ahmad Al-Mishri dalam sebuah ceramahnya mengungkap ciri-ciri orang yang beribadah secara benar karena Allah, di antaranya sebagai berikut:

Baca juga: 4 Keutamaan Sholat Tahajud

1. Ikhlas

Seorang hamba yang benar dalam ibadahnya, maka ia akan melakukannya dengan penuh keikhlasan semata-mata hanya mencari ridha Allah. Ikhlas merupakan rahasia diterimanya sebuah amal ibadah. Sebagaimana firman Allah Ta'ala:

قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

Artinya: "Katakanlah: 'Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang esa". Barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya". (QS. Al-Kahfi: 110).

2. Bersihkan diri dari dosa

Orang yang benar dalam ibadahnya, maka ia akan senantiasa membersihkan diri dari dosa-dosa dan menghindari diri dari perbuatan tercela yang mendatangkan murka Allah Ta'ala.

3. Senantiasa Bersabar

Mereka yang benar dalam ibadah, maka ia akan selalu berusaha untuk saling menasihati dan mengajak dalam hal kebaikan dan ketaatan kepada Allah dengan penuh kesabaran serta beramal saleh. Allah berfirman:

اِلَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوۡا بِالۡحَقِّ ۙ وَتَوَاصَوۡا بِالصَّبۡرِ

Artinya: "Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran." (Surah Al-'Ashr: 3).

"Itulah di antara tanda-tanda orang yang benar dalam ibadahnya. Kenali Alquran dengan sering bertadarus, mentadabburinya, serta mengamalkannya, maka kita akan mengenal Allah Ta'ala dan mencintai-Nya," kata ulama dari Mesir itu.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan sebuah doa berikut ini:

اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Artinya: "Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berzikir/mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu," (HR. Abu Daud dan Ahmad).

Semoga kita semua bisa benar-benar beribadah kepada Allah semata-mata hanya mengharap keridhoan-Nya. Amiin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini