Doa Terhindar dari Kecelakaan di Jalan

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 29 Juni 2020 09:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 29 618 2237968 doa-terhindar-dari-kecelakaan-di-jalan-HYWKAdUV6n.jpg Ilustrasi berdoa. (Foto: Shutterstock)

MUSIBAH atau kecelakaan merupakan kejadian yang sudah ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala kepada setiap makhluk. Oleh karena itu sebagai manusia diminta memperbanyak berdoa agar tetap dilindungi, khususnya ketika dalam perjalanan.

"Berdoa sebagai bentuk perlindungan kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Khususnya ketika berkendara, dianjurkan berdoa lebih dulu," kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Baca juga: Ini 12 Rakaat Sholat Sunah Rawatib yang Selalu Dikerjakan Rasulullah 

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya: "Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS Ar-Ra'd: 28)

Kendaraan bermotor di jalan raya. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

Berikut ini adalah doa selamat dalam perjalanan, supaya dihindarkan dari musibah seperti kecelakaan lalu lintas:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ . وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Subhaanalladzi sakhkhoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa innaa ila robbinaa lamunqolibuun

Artinya: "Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami." (QS Azukhruf: 13–14)

Baca juga: 4 Keutamaan Sholat Sunah Rawatib 

Bisa juga membaca doa ini:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِي اْلأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَاْلأَهْلِ

Artinya: "Ya Allah. Sesungguh-nya kami memohon kebaikan dan takwa dalam bepergian ini, kami mohon perbuatan yang meridakan-Mu. Ya Allah. Permudahlah perjalanan kami ini, dan dekatkan jaraknya bagi kami. Ya Allah. Engkau-lah teman dalam bepergian dan yang mengurusi keluarga(ku). Ya Allah. Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan, dan perubahan yang jelek dalam harta dan keluarga." (HR Muslim Nomor 1342)

"Dalam setiap hal, apalagi perjalanan, selalu mengingat Allah Subhanahu wa ta'ala agar selalu diberi keberkahan dan keselamatan. Khususnya dari musibah," pungkas Ustadz Ainul Yaqin.

Baca juga: Non-Muslim Akademisi: Nabi Muhammad Pejuang HAM Universal 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini