Masjid-Masjid di UEA Dibuka 1 Juli, Sholat Jumat Belum Diadakan

Hantoro, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 30 614 2238675 masjid-masjid-di-uea-dibuka-1-juli-sholat-jumat-belum-diadakan-nxsXhzddCw.jpg Masjid Syekh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Foto: Unsplash)

PEMERINTAH Uni Emirat Arab (UEA) akan membuka kembali masjid dan tempat ibadah lainnya pada 1 Juli. Pembukaan akan tetap menerapkan protokol kesehatan, salah satunya maksimal kapasitas 30 persen. Namun, Sholat Jumat akan tetap ditangguhkan di sana.

Juru Bicara Otoritas Manajemen Krisis dan Darurat Nasional (NCEMA) UEA Saif Al Dhaheri dalam konferensi pers secara virtual pada Senin kemarin mengatakan masjid-masjid tertentu di kawasan industri, area perumahan buruh, pusat perbelanjaan, dan taman umum akan tetap ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Baca juga: Masjid Istiqlal Dibuka untuk Umum pada Akhir Juli 

Dia menerangkan, otoritas kesehatan sudah melakukan tes virus corona (covid-19) untuk para imam dan pekerja yang bertugas di masjid guna memastikan kesehatan dan keselamatan para jamaah.

Al Dhaheri juga menjabarkan pedoman yang harus diikuti oleh masjid-masjid untuk menyambut jamaah umum. Jamaah nantinya diperintahkan menjaga jarak, kemudian dilarang berjabat tangan.

Lalu diimbau berwudhu di rumah. Jamaah juga harus membawa kitab suci Alquran pribadi atau membaca dari salinan digital di ponsel. Jamaah juga wajib mengunduh serta mengaktifkan aplikasi pelacakan.

Baca juga: Masjid di Mesir Kembali Dibuka, Jamaah Sambut Gembira 

"Kami mendesak masyarakat bekerja sama dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan, termasuk menjaga jarak sosial. Anak-anak di bawah 12 tahun, orang tua, dan individu dengan penyakit kronis harus menghindari pergi ke masjid," kata Al Dhaheri, dikutip dari Khaleejtimes, Selasa (30/6/2020).

UAE pertama kali mengumumkan penangguhan sholat berjamaah di semua masjid pada 16 Maret. Kemudian diperpanjang hingga pemberitahuan lebih lanjut pada 9 April.

Menjelang pembukaan ini, pihak masjid-masjid di UEA dalam beberapa minggu terakhir melakukan pembersihan semua area, seperti parkiran kendaraan dan lahan terbuka, pintu masuk, ruang utama sholat, dan tempat wudu.

Al Dhaheri juga mengumumkan bahwa perjalanan kapal pribadi dan komersial serta olahraga air akan diizinkan beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen, tetapi dengan mengikuti langkah pencegahan covid-19.

Baca juga: Masjid-Masjid Mesir Dibuka, Sholat Jumat Belum Diadakan 

Ilustrasi masjid. (Foto: Unsplash)

Sementara Juru Bicara Pemerintah UEA, Dr Amna Al Shamsi, mengatakan hingga kemarin jumlah kasus virus corona di sana mencapai 48.246. Sebanyak 37.076 orang dinyatakan pulih. Sedangkan kasus kematian 314.

Berikut ini pedoman khusus yang dikeluarkan oleh Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) saat masjid-masjid kembali diperbolehkan menyelenggarakan sholat berjamaah.

1. Pertahankan jarak 3 meter antarjamaah.

2. Dilarang berjabat tangan.

3. Jamaah wajib wudu di rumah.

4. Jamaah harus membawa Alquran sendiri.

5. Jamaah harus mengunduh dan mengaktifkan aplikasi penelusuran kontak Al Hosn.

6. Orang-orang dalam kategori rentan, seperti mereka yang memiliki penyakit kronis dan orang tua, tidak diperbolehkan mengunjungi masjid.

Baca juga: Pelonggaran Lockdown, Masjid di Connecticut Amerika Kembali Dibuka 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini