Kemenag Susun Rencana Kerja Penyatuan Kalender Hijriah

Rabu 01 Juli 2020 08:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 614 2239243 kemenag-susun-rencana-kerja-penyatuan-kalender-hijriah-e8ksDQj1Uh.jpg Kementerian Agama. (Foto: Dok Kemenag)

KEMENTERIAN Agama berencana melakukan penyatuan kalender hijriah. Rencana kerjanya pun sedang disusun oleh Tim Falakiyah Kemenag Tahun 2020. Tim Falakiyah Kemenag beranggotakan para pakar dalam bidang ilmu falak, astronomi, geodesi, serta pengurus planetarium dan observatorium.

Pihak yang tergabung dalam tim ini di antaranya Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin, Tenaga Ahli Planetarium dan Observatorium Jakarta Cecep Nurwendaya, Kepala Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial Khafid, Ketua Lembaga Falakiyah PBNU Sirril Wafa, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Agus Purwanto, serta beberapa wakil dari ormas Islam lainnya.

Baca juga: 770 Masjid di Dubai Kembali Dibuka untuk Jamaah Umum 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin menilai Tim Falakiyah mempunyai tugas berat dalam melaksanaan penelitian, pengkajian, pengembangan hisab rukyat.

Ilustrasi pemantauan rukyatul hilal. (Foto: Dok Okezone)

Tim ini juga bertanggung jawab dalam penyelenggaraan hisab dan rukyat untuk kepentingan penentuan waktu sholat, arah kiblat, permulaan tanggal bulan qamariyah, serta gerhana matahari dan bulan. Mereka pun harus memberikan saran atau masukan yang berkaitan dengan hisab serta rukyat kepada Menteri Agama.

Baca juga: Masjid-Masjid di Inggris Kembali Dibuka Mulai 4 Juli 

"Saya harap pertemuan ini menghasilkan rumusan strategis pengembangan hisab rukyat dan juga roadmap unifikasi kalender hijriah untuk dijadikan pedoman dalam penetapan awal bulan qamariyah, khususnya awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah," ujar Kamaruddin dalam webinar dengan Tim Falakiyah, Selasa 30 Juni 2020, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag.

"Tim ini juga bertanggung jawab dalam pengembangan sarana-prasarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan hisab rukyat pada masa-masa mendatang," ungkapnya.

Kamaruddin menggarisbawahi bahwa webinar ini sebagai langkah awal mengoptimalkan pelaksanaan fungsi di bidang agama yang berkenaan dengan hisab dan rukyat, utamanya dalam pelaksanaan sidang isbat awal Ramadhan dan Syawal, awal Zulhijah, serta fungsi layanan hisab rukyat lainnya.

Forum ini akan ditindaklanjuti dengan kajian berikutnya dalam menyusun rencana kerja penyatuan kalender hijriah. "Tim harus menjalin komunikasi dengan ormas-ormas Islam terkait penyusunan roadmap unifikasi kalender hijriah," jelasnya.

Baca juga: Sejarah Perjalanan Haji Indonesia dari Masa ke Masa 

Ilustrasi pemantauan rukyatul hilal. (Foto: Istimewa)

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini