Doa ketika Hujan dan Mendengar Petir

Hantoro, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 618 2240679 doa-ketika-hujan-dan-mendengar-petir-hacvUOjfa3.jpg Ilustrasi hujan. (Foto: Okezone)

HUJAN merupakan salah satu kenikmatan yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Hujan akan memberikan keberkahan kepada semua makhluk yang ada di muka bumi. Maka itu, janganlah lupa memanjatkan doa kepada Allah Ta'ala.

Ketika hujan merupakan salah satu waktu dikabulkannya doa. Mengutip dari Muslim.or.id, Jumat (3/7/2020), Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, "Dianjurkan untuk berdoa ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ

'Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan: Bertemunya dua pasukan, menjelang sholat dilaksanakan, dan saat hujan turun."

Baca juga: Doa agar Penyakit Segera Diangkat oleh Allah Ta'ala 

Jadi hendaknya seorang Muslim dalam rangka bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala memanjatkan doa berikut ini ketika hujan:

اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً

"Allahumma shoyyiban naafi’aa (Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat)."

Doa tersebut yang diucapkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan. Berdasarkan hadis dari Ummul Mukminin, Aisyah Radhiyallahu anha:

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ « اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً »

Artinya: "Nabi Shallallahu alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, Beliau mengucapkan, 'Allahumma shoyyiban nafi’an' (Ya Allah turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat)." (HR Bukhari Nomor 1032, Ahmad Nomor 24190, dan An Nasai Nomor 1523)

Ibnu Baththol mengatakan hadis tersebut berisi anjuran berdoa ketika hujan turun agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, juga makin banyak memberikan kemanfaatan.

Sementara Al Khottobi mengatakan air hujan yang mengalir adalah suatu karunia. (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5/18, Asy Syamilah)

Baca juga: Termasuk Orang Terzolimi, Ini 3 Golongan Hamba yang Doanya Maqbul 

Doa saat Hujan Lebat

Sementara ketika terjadi hujan lebat, ada doa tersendiri. Berdasarkan sebuah riwayat, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun sangat lebat, Rasulullah memohon kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar cuaca kembali menjadi cerah.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam memanjatkan doa:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

"Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari (Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan)." (HR. Bukhari Nomor 1014)

Doa Mendengar Petir

Kemudian ketika mendengar petir, kaum Muslimin hendaknya membaca doa lain. Sebagaimana Abdullah bin Az-Zubair saat mendengar petir, menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan:

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi

"Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya." (Al Muwaththa’ 2/992. Al Albani berkata hadis ini mauquf yang sahih sanadnya. Sumber: Kitab Hisnul Muslim Said bin Ali Al Qathanis)

Baca juga: Doa Rasulullah Ketika Bangun Tidur, Banyak Keutamaan saat Membacanya 

Ilustrasi berdoa. (Foto: Shutterstock)

Doa yang lain, berdasarkan riwayat Ikrimah mengatakan bahwasanya Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma ketika mendengar petir, beliau mengucapkan:

سُبْحَانَالَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ

Subhanalladzi sabbahat lahu

"Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya."

Lalu Beliau mengatakan:

قال إن الرعد ملك ينعق بالغيث كما ينعق الراعي بغنمه

"Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya." (Adabul Mufrod Nomor 722, dihasankan oleh Syekh Al Albani)

Baca juga: Bersepeda, Baca Doa Ini agar Selamat dalam Perjalanan 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini