Uniknya Masjid Al Osmani Medan, Berwarna Kuning Penuh Nilai Sejarah

Kemal Alimin, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 615 2242580 uniknya-masjid-al-osmani-medan-berwarna-kuning-penuh-nilai-sejarah-pWdQWdno6e.jpg Masjid Al Osmani di Kota Medan. (Foto: Youtube Official iNews)

MASJID Al Osmani memiliki sejarah panjang dalam peradaban sejarah Islam di Kota Medan, Sumatera Utara. Masjid ini dibangun di tengah pemukiman penduduk.

Masjid ini dibangun pada 1954 oleh tokoh persebaran agama Islam yaitu Sultan Osman Perkasa Alam. Ia menjadikan Masjid Al Osmani sebagai kebanggaan warga Medan.

Baca juga: Sejarah Hagia Sophia: Simbol Keagamaan hingga Politik di TurkiĀ 

Masjid Al Osmani teletak di Desa Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara. Masjid ini dikenal oleh masyarakat sekitar dengan sebutan "Masjid Kuning" dan kerap dikunjungi warga sekitar untuk melakukan ibadah, mengaji, dan mengikuti kajian Islam.

Warna kuning mendominasi bangunan masjid. Kemudian terdapat ciri khas ornamen yang memiliki arti tersendiri untuk Masjid Al Osmani.

Dari segi arsitektur, masjid ini memiliki campuran seni bangunan, seperti dari Timur Tengah, India, Melayu, dan Eropa.

Baca juga: Arsitektur Unik Masjid Aladdin, Mahakarya Warisan Dinasti SeljukĀ 

"Salah satu di antaranya yaitu Timur Tengah, yaitu dari tiang satu ke tiang yang lain ada memiliki persis seperti masjid-masjid yang ada di Timur Tengah memiliki ladang puda di atasnya. Kemudian Eropa-nya melihat dari sisi sisi bangunan yang ada timbul-timbulnya," ucap Ustadz Ahmad Fachruni, kenadziran Masjid Al Osmani, dikutip dari akun Youtube Official iNews, Selasa (7/7/2020).

Pada masa kepemimpinan Sultan Osmani, masjid ini sempat dijadikan kerajaan dan pusat keagamaan hingga menjadi masjid seperti sekarang. Masjid Al Osmani sempat mengalami renovasi pada 1870 sampai 1872 ketika masa Sultan Mahmud Perkasa Alam.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini