Belajar dari Petugas KRL Kembalikan Rp500 Juta, Ini 4 Hikmah Kejujuran dalam Islam

Sarah Nurjannah, Jurnalis · Selasa 14 Juli 2020 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 614 2246118 belajar-dari-petugas-krl-kembalikan-rp500-juta-ini-4-hikmah-kejujuran-dalam-islam-kdOIHSvzAd.JPG Mujenih, petugas KRL yang kembalikan uang Rp500 juta yang tertinggal di gerbong kereta (Foto: Instagram/@jurnalwarga)

DUA petugas KRL menemukan uang Rp500 juta pada Senin 6 Juli 2020 pukul 16.40 WIB. Mereka yaitu petugas kebersihan kereta bernama Mujenih dan petugas pengawalan KRL, Egi Sandi. Keduanya menemukan barang yang tertinggal di kereta yang akan tiba di Stasiun Bogor.

Barang tersebut berupa plastik berisi uang dalam bungkusan koran. Mujenih dan Egi kemudian menyerahkan ke petugas Passenger Service di Stasiun Bogor bernama Iqbal Fahri. Usai diperiksa, uang yang dibungkus kertas koran tersebut berjumlah Rp500 juta.

Petugas passenger service kemudian memasukkan data dan ciri-ciri barang yang ditemukan tersebut ke dalam sistem aplikasi lost and found. Kejujuran dari kedua petugas KRL tadi patut diacungi jempol.

Ia pun mendapat apresiasi dari pemerintah atas kejujurannya. Diangkat jadi karyawan tetap dan dapat hadiah spesial dari Menteri BUMN Erick Thohir.

Kejujuran merupakan perbuatan yang terpuji dalam Islam. Islam juga mengajarkan kepada pemeluknya senantiasa bersikap jujur dan menghindari kebohongan.

Banyak sekali hal yang menjadi rintangan bagi seorang muslim untuk bersikap jujur, bisa saja dari faktor lingkungan maupun ketika dihadapkan situasi yang sulit.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MUI Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Kendati pada awalnya jujur itu berat dan perjuangannya luar biasa, bagi seorang hamba terdapat empat buah hikmah yang dahsyat dari kejujuran itu.

"Sikap jujur merupakan perintah oleh Allah Ta'ala kepada hamba-Nya, selain itu sikap jujur juga merupakan cerminan diri karakter seseorang," ucap dai muda Nahdlatul Ulama (NU), Ustadz Muhammad Najmi Fathoni kepada Okezone, Selasa (14/7/2020).

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَكُونُوا۟ مَعَ ٱلصَّٰدِقِينَ

"Artinya: Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar," (QS. At-Taubah: 119).

Buah kejujuran memiliki hikmah dan manfaat dahsyat. Hal ini juga disampaikan oleh Sayyidina Ali, kepada orang yang berkata jujur sebagai berikut:

1. Mendapat kepercayaan

Ustadz Najmi menjelaskan, kejujuran membawa pengaruh yang baik bagi muslim. Misalnya saja pada kejadian yang saat ini tengah viral, seorang petugas kebersihan di salah satu kereta api, saat sedang membersihkan gerbong-gerbong tersebut kemudian ia menemukan uang dalam jumlah banyak lalu ia mengembalikannya kepada sang pemiliknya.

Padahal di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mana keadaannya sedang pelik seperti ini bisa saja ia berbohong. Namun, kejujuran membawanya ia menjadi orang yang amanah bagi yang lain atau dipercaya.

2. Mendapat cinta

Orang yang bersikap jujur, tidak hanya mendapatkan kepercayaan melainkan ia akan dicintai oleh mahkluk Allah. Seperti sebuah berlian yang ditemukan, orang yang jujur akan disenangi oleh orang lain karena buah sikap kejujuran dan integritas yang dimilikinya.

3. Meraih kehormatan

Seorang muslim yang senantiasa jujur, akan diberi kehormatan oleh orang-orang di sekelilingnya. Ia akan dihargai di mana lingkungannya berada dengan kejujuran tersebut.

Orang yang jujur juga akan diingat oleh orang-orang sebagai orang yang baik karena membiasakan dirinya berlaku jujur dalam segala hal.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Menenangkan hati dan menghilangkan kegelisahan

"Sikap jujur juga membawa ketenangan hati karena ia tidak akan dibuat gelisah jika ia berbuat kebohongan. Hatinya akan tentram dan dipenuhi rasa syukur karena kejujuran membawa hikmah yang baik," terang konsultan Menara Hati International (MHI) ini.

Lebih lanjut Ustadz Najmi menuturkan, jika seorang manusia berbohong, tentunya ia akan merasa gelisah terhadap kebohongan tersebut. Ia melakukan terus menerus kebohongannya hingga hatinya akan tertutup.

Hikmah dari kejujuran mengajarkan bahwa seorang muslim akan mendapat kepercayaan, cinta dan kehormatan dari manusia lainnya. Jujur mendatangkan berkah dan pahala.

"Sosok sederhana seperti inilah yang masih banyak diharapkan orang-orang di luar sana, memiliki kejujuran bisa menjadi contoh bagi yang lainnya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya