Alhamdulillah, 7.718 Pasien Covid-19 di Arab Saudi Sembuh

Hantoro, Jurnalis · Rabu 15 Juli 2020 08:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 614 2246551 alhamdulillah-7-718-pasien-covid-19-di-arab-saudi-sembuh-Ft5woPCB3B.jpg Masjidil Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Foto: Dok Okezone/Rani Hardjanti)

KEMENTERIAN Kesehatan Arab Saudi mengumumkan adanya 40 orang meninggal dunia akibat terpapar virus corona (covid-19) per Selasa 15 Juli 2020. Angka ini menjadikan kasus kematian akibat virus corona di Arab Saudi total menjadi 2.283.

Sebagaimana dikutip dari Arabnews, Rabu (15/7/2020), Kementerian Kesehatan Arab Saudi melaporkan ada sebanyak 2.692 kasus baru covid-19. Rinciannya 263 di Kota Jeddah, 220 di Al Hafouf, 211 di Riyadh, dan 189 di Al Mobarraz.

Baca juga: Yuk Simak Pedoman Pelaksanaan Haji Tahun Ini di Makkah 

Jumlah kasus yang dikonfirmasi terjadi di seluruh wilayah Arab Saudi per Selasa kemarin mencapai 237.803.

Kemudian sebanyak 7.718 orang telah pulih dari covid-19, sehingga total pasien sembuh sebanyak 177.560.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi dr Muhammad Al Abdel Ali mengatakan jumlah kasus covid-19 terkonfirmasi telah stabil dalam beberapa hari terakhir. Ada juga penurunan 1,5 persen dalam kasus-kasus kritis selama seminggu terakhir.

"Kami telah melihat kontrol dan stabilitas dalam jumlah kasus selama tujuh hari terakhir," kata dr Muhammad Al Abdel Ali, dikutip dari Saudigazette.

Ia mengatakan bahwa pihaknya terus mendeteksi kasus virus corona. Ditemukan adanya sedikit penurunan kurva dalam total kasus.

Meski begitu, secara global kasus covid-19 terus meningkat, maka orang-orang harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam menjalankan kehidupan menuju normal ini.

Sementara itu Pemerintah Arab Saudi memutuskan tetap menyelenggarakan ibadah haji 1441 hijriah/2020 masehi. Namun, penyelenggaraannya dengan jumlah sangat terbatas dan protokol kesehatan sangat ketat.

Total kuota jamaah haji tahun ini hanya 10.000. Rinciannya 70 persen akan diisi warga negara asing (WNA) atau ekspatriat yang telah berada di Arab Saudi. Sedangkan jamaah haji lokal mendapat kuota 30 persen.

Baca juga: Warga dari 160 Negara Daftar Haji Tahun Ini 

Kondisi kesehatan yang baik menjadi syarat utama jika ingin melaksanakan ibadah haji tahun ini. Jamaah wajib memenuhi semua syarat dan benar-benar lolos protokol kesehatan pencegahan virus corona (covid-19).

Calon jamaah haji juga harus menyetujui perjanjian melakukan karantina mandiri selama 14 hari sebelum dan setelah berhaji. Mereka wajib memberikan informasi ke Kementerian Kesehatan Arab Saudi setiap harinya melalui mobile application sesuai protokol yang disetujui.

Masjidil Haram. (Foto: Shutterstock)

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini