Apakah Semua Jin Itu Jahat dan Melawan Perintah Allah?

Rifky Maulana Husain, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 330 2253899 apakah-semua-jin-itu-jahat-dan-melawan-perintah-allah-6af7q1yZLW.jpg ilustrasi (stutterstock)

SEPERTI halnya manusia, jin juga juga diciptakan oleh Allah untuk taat kepada-Nya. Tapi, kenyataannya ada jin yang beriman kepada Allah, ada juga kelompok mereka yang membangkang atau tidak mau turut dengan perintah Allah.

Pada dasarnya Allah menciptakan mahkluknya untuk mengikuti semua perintahnya dan beriman kepadanya, seperti firman Allah dalam Alquran Surah Az-Zariyat ayat 56.

وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya : Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku

Banyak yang menggambarkan jin sebagai makhluk yang menyeramkan, misterius, jahat dan sering mengganggu manusia. Itu tak sepenuhnya benar, karena ada jin yang tidak jahat bahkan mereka sangat beriman.

Baca juga: Sangat Dahsyat, Ini Sederet Manfaat Puasa bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

Di dalam Surah Al-Jin terdapat kisah mengenai jin yang beriman kepada Allah SWT:

قُلْ أُوحِىَ إِلَىَّ أَنَّهُ ٱسْتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ ٱلْجِنِّ فَقَالُوٓا۟ إِنَّا سَمِعْنَا قُرْءَانًا عَجَبًا

Artinya :Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan (QS.Al-Jin; 1)

يَهْدِىٓ إِلَى ٱلرُّشْدِ فَـَٔامَنَّا بِهِۦ ۖ وَلَن نُّشْرِكَ بِرَبِّنَآ أَحَدًا

Artinya : (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami, (QS.Al-Jin; 2)

Dilansir dari channel Youtube Inews Religi, Rabu (29/7/2020), terdapat kisah awal mula mengapa jin mulai beriman kepada Allah SWT.

Dikisahkan bahwa sekumpulan jin bertemu dengan Rasulullah, ketika itu Rasulullah sedang menunaikan sholat fajar, lalu sekumpulan jin tersebut mendengarkan lantunan dari ayat-ayat Alquran yang sedang dibacakan oleh Rasulullah ketika sholat.

Ayat yang dibaca Nabi ketika itu adalah Surah Ar-Rahman, dan seketika sekumpulan jin tersebut terketuk hatinya hingga menjawab tidak akan mendustakan nikmat dari Allah SWT.

“Jin adalah makhluk Allah selain manusia yang dicipta untuk juga beribadah kepada Allah” kata Ketua Program Pendidikan Manhaj Istinbath Fatwa Lembaga Dakwah Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Pontren Suryalaya Jakarta, Ustadz Rakhmad Zailani Kiki.

Menurutnya, sangat wajar apabila jin beriman kepada Allah SWT, karena jin juga merupaka bagian dari makhluk Allah, dan sebagaimana kewajiban dari makhluk Allah yaitu untuk selalu beriman kepadanya.

Selain itu Ustadz Rakhmat juga menyebutkan dalil tentang mahkluk Allah yang beriman tersebut

وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya : “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”. (QS. Az-Zariyat ; 56).

Jin yang jahat, tidak taat kepada perintah Allah dan selalu mengganggu manusia berada dalam barisan kelompok iblis dan syaitan.

“Jin itu sama dengan manusia ada yang iman ada pula yang kafir. Jin muslim juga ada. Syaitan adalah sebutan bagi makhluk Allah yang membangkang. Bahkan syaitan itu terdiri dari klompok jin dan manusia,” kata Ustadz Fauzan Amin dari Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU).

Di dalam surat an-nas di sebutkan:

الَّذِىۡ يُوَسۡوِسُ فِىۡ صُدُوۡرِ النَّاسِۙ

Artinya: “yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia” (QS.An-Nas;5)

مِنَ الۡجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Artinya : “dari (golongan) jin dan manusia.” (QS.An-Nas;6)

Ustadz Fauzan Amin juga menjelaskan tentang iblis yang merupakan aktor utama dalam upaya membangkang terhadap berbagai perintah yang dibuat oleh Allah SWT.

“Siapakah iblis itu? Dia aktor utama pembangkan kepada Allah kemudian diikuti oleh syaitan. Mereka semua berasal dari bangsa jin, tetapi ada juga jin yg beriman”.

Dari semua itu dapat dismpulkan bahwa terdapat jin yang beriman dan tidak beriman, dan jin yang tidak beriman itu juga dapat mempengaruhi manusia agar manusia dapat mengikuti gologan dari jin tersebut.

Ustadz Fauzan Amin mengatakan, ada doa untuk mencegah agar manusia tidak terpengaruh bisikan dari iblis dan syaitan.

Doa pertama ada dalam Surah Al Mu’minun ayat 97

وَقُلْ رَّبِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّيٰطِيْنِ ۙ

Artinya: “Dan katakanlah, “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan,” (QS. Al-Mu'minun: 97)

Atau bisa juga denga membaca Ta’awudz

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini