5 Keutamaan Puasa Arafah Beserta Dalilnya, Rugi Kalau Kamu Tinggalkan

Rivaldy Maulana Alamsyah, Jurnalis · Rabu 29 Juli 2020 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 330 2254100 5-keutamaan-puasa-arafah-beserta-dalilnya-rugi-kalau-kamu-tinggalkan-ckvCe4lUIL.jpg ilustrasi (stutterstock)

PUASA Arafah adalah ibadah sunah muakad yang dikerjakan sehari Hari Raya Idul Adha atau pada 9 Dzulhijah. Puasa Arafah hanya boleh ditunaikan oleh orang yang tidak berhaji, tapi dilarang bagi mereka yang sedang wukuf di Arafah.

Salah satu fadhilah dari puasa ini adalah bisa menghapuskan dosa setahun yang lalu dan satu tahun akan datang.

Baca juga:  Bolehkah Menggabungkan Puasa Sunah Arafah dan Hari Kamis?

Sebagaimana disebutkan dalam hadist sahih diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah bersabda, “Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang.”

Berikut 5 keutamaan Puasa Arafah beserta dalilnya sebagaimana dilansir dari Tafsir Learn Quran:

1. Amalan Dicintai Allah

Puasa Arafah termasuk amalan yang dicintai Allah dan tidak pernah ditinggalkan Rasulullah.

“Tidak ada satu amal salih yang lebih dicintai Allah melebihi amal salih yang dilakukan pada hari-hari ini (10 hari pertama Dzulhijah). Para sahabat bertanya, ‘Tidak pula jihad di jalan Allah?’ Nabi sallallahu alaihi wasallam menjawab, ‘Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya, tetapi tidak ada yang kembali satu pun.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Berdasarkan hadis tersebut, puasa Arafah termasuk salah satu amalan yang sangat utama yang nilainya melebihi pahala jihad fii sabilillah.

2. Amalan Rasulullah

 

Nabi Muhammad tidak pernah meninggalkan Puasa Arafah, sebagaimana disebutkan dalam hadist yang diriwayatkan An Nasa’i dan Ahmad:

“Ada empat perkara yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, yaitu Puasa Asyura, Puasa Hari Arafah, puasa tiga hari setiap bulan, dan sholat dua rakaat sebelum subuh.”

3. Menebus Dosa

Setiap manusia tak lepas dari perbuatan dosa. Puasa Arafah bisa jadi momentum tobat seorang hamba, di mana siapa yang mengerjakannya akan dihapuskan dosa oleh Allah.

 

Sebagaimana dijelaskan dalam hadist Rasulullah:

“Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang.” (HR. Imam Muslim).

“Puasa hari Arafah, sesungguhnya aku berharap kepada Allah SWT kiranya Dia menghapuskan dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya.”

(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

4. Menjauhkan dari Api Neraka

Puasa Arafah juga bisa menjauhkan diri dari siksaan api neraka.

Hal tersebut dinyatakan dalam dua hadis:

“Tidak ada hari ketika Allah membebaskan hamba dari neraka melebihi hari Arafah.”

“Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Allah akan mendekati mereka, lalu menampakkan keutamaan mereka kepada para malaikat. Kemudian, Allah SWT berfirman, ‘Apa yang mereka inginkan? (akan Aku lakukan)’.” (HR. Muslim No. 1348)

5. Ijabah Doa

Hari Arafah merupakan waktu ijabah doa. Jadi silakan banyak-banyak berdoa pada Hari Arafah karena pasti dikabulkan oleh Allah baik disegerakan atau ditunda.

Berdoa ketika sedang berpuasa Arafah sangat dianjurkan karena Rasulullah sallallahu alaihi wasallam pernah bersabda:

“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini