Sederet Masjid Kuno Saksi Sejarah Perkembangan Islam di Kota Jeddah

Rizka Diputra, Jurnalis · Kamis 20 Agustus 2020 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 20 615 2264892 sederet-masjid-kuno-saksi-sejarah-perkembangan-islam-di-kota-jeddah-Yh9BGLjcb3.JPG Masjid Al-Rahma, masjid terapung di Kota Jeddah (Foto: Riyadh Daily)

KOTA Jeddah, Arab Saudi memiliki banyak masjid yang sarat sejarah panjang. Sebab, beberapa di antaranya dibangun ratusan tahun silam dengan menggabungkan seni arsitektur dan Islam. Salah satu harta karun dan artefak ini ialah Masjid Al-Shafiei yang terletak di kota tua Jeddah.

Masjid yang dibangun pada abad ke-17 di kawasan Mazloum, dirancang dengan teras terbuka, untuk memberikan bangunan dengan ventilasi yang sehat dan unik, karena bahan yang digunakan untuk membangunnya adalah batu tambang (batu kapur) dan lumpur laut, dengan kayu tambahan.

Baca juga: 1 Muharram 1442 Hijriah, Momen Tahun Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Di sisi lain, Masjid Usman bin Affan, yang oleh penduduk asli disebut sebagai Masjid Ebony juga, karena memiliki tiang yang terbuat dari kayu eboni, dibangun antara abad ke-9 dan ke-10 Hijriah. Selain itu, ada juga Masjid Al-Pasha, salah satu yang paling terkenal, di Harat Al-Sham, yang memiliki menara penting, hingga tahun 1978, ketika sayangnya, dihapus, selama rekonstruksi.

Masjid Kuno di Jeddah

Masjid keempat adalah Al-Miaamar, dengan usia setidaknya 340 tahun. Al-Akash dibangun pada tahun 1200 Hijriah, di atas tanah yang ditinggikan dengan lima pintu yang fantastis, terbuat dari kayu pohon kenari tua, dan warna brownies yang khas.

Masjid kuno lainnya di Kota Jeddah yang menjadi saksi sejarah perkembangan Islam ialah Masjid Al-Hanafi. Masjid ini dibangun pada 1320 H, di Harat Syam.

Sedangkan masjid yang memadukan arsitektur Islam kuno dan sentuhan arsitektur modern, adalah Masjid Raja Saud, di jantung kota. Masjid berukuran 9.700 meter persegi ini mampu menampung 5.000 jamaah.

Terakhir, ada Masjid Al-Anani yang terinspirasi dari bentuk dan wujudnya, dari bintang Islam ternama yang lebih dikenal dengan nama Baghdad Star. Interior masjid ini dihiasi dengan dempul putih dan biru. Kaya dengan artefak warna-warni yang terbuat dari mosaik Maroko, yang disebut Al-Zulaig. Mosaik tersebut menutupi seluruh dinding masjid ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini