Yuk, Bahagiakan Orangtua agar Dapat Ridha Allah

Mustafidhotul Ummah, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 330 2268472 yuk-bahagiakan-orangtua-agar-dapat-ridha-allah-BYlnqBISNf.jpg ilustrasi (Okezone)

MEMBAHAGIAKAN orangtua terutama ibu adalah kewajiban seorang anak, karena dengan itulah Allah akan membukakan pintu rezeki dan memberikan ridhaNya kepada anak tersebut. Islam melarang keras sikap durhaka kepada kedua orangtua. Balasannya sangat jelas yakni neraka.

Di antara kedua orangtua, ibu mendapatkan keutamaan tersendiri karena ialah yang mengandung dan lebih banyak terlibat dalam membesarkan sang anak.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Keutamaan Puasa Tasu'a dan Asyura

Rasulullah saat ditanyai seseorang kepada siapa yang utama sekali berbakti, maka beliau menjawab ibu tiga kali, baru kemudian ayah. Ini sebagaimana disebut dalam hadist sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

"Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Dan orang tersebut kembali bertanya, 'Kemudian siapa lagi?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi,' Nabi shalallahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Kemudian ayahmu.”

Bukan berarti kita tidak harus hormat kepada Ayah yaa guys, tentu harus dan sangat dianjurkan. Hormat kepada orangtua adalah pahala yang besar, Ridha orangtua sama saja dengan ridha Allah SWT.

Seperti diriwayatkan Ibnu Majah berikut ini:

نَّ اللَّهَ يوصيكم بأمَّهاتِكُم ثلاثًا، إنَّ اللَّهَ يوصيكم بآبائِكُم، إنَّ اللَّهَ يوصيكم بالأقرَبِ فالأقرَبِ

Artinya : "sesungguhnya Allah berwasiat 3x kepada kalian untuk berbuat baik kepada ibu kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada ayah kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada kerabat yang paling dekat kemudian yang dekat" (HR. Ibnu Majah, shahih dengan syawahid-nya).

Penceramah Ustadz Dhanu mengatakan, membahagiakan orangtua bisa berhubungan dengan kehidupan sehari–hari yang dikaitan dengan dunia seperti, mengajak orangtua tinggal di rumah, berbicara lemah lembut dan hal–hal positif lainnya.

Jika tak bisa membahagiakan orangtua secara langsung atau fisik, maka bisa juga mendoakan mereka:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَلِوَ الِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَا نِى صَغِيْرًا

Artinya : "Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orangtuaku, baik ibu dan bapakku, kasihanilah keduanya seperti mereka menyayangiku di waktu kecil."

Menurut Dhanu, doa tersebut merupakan salah satu kebahagian orang tua yang mungkin tidak dirasakan di dunia namun akan dirasakan di Akhirat.

Ustadz Dhanu bercerita tentang kisah Nabi Ibrahim yang tidak pernah melawan ayahnya meski tidak beriman kepada Allah. Nabi Ibrahim bahkan ikut mendoakan orangtuanya.

“Jadi orang tua harus kita dibahagiakan, kenapa? Satu hal bagaimana salah satu orang tua kita yaitu ibu kita, mengandung susah payah, melahirkan dengan taruhan nyawa, menyusui, mendidik, belajar paham dari mulai kita ada didalam kandungan sampai orangtua kita meninggal kita lihat, mana kita yang bisa memberikan kepada orangtua makanya harus kita bahagiakan orangtua,” tutur Dhanu dalam tausyiahnya di program Siraman Qolbu seperti dikutip dari channel Youtube MNCTV Official, Kamis (27/8/2020).

Dengan membahagiakan orangtua sama seperti membahagiakan diri sendiri, selain kita dapat pahala tentunya kita mendapatkan peluang besar dalam menggampai mimpi kita. Yang paling terpenting adalah Ikhlas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini