Baca Doa Ini sebelum Berangkat Kerja agar Urusan Lancar dan Berkah

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 28 Agustus 2020 08:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 28 618 2268752 baca-doa-ini-sebelum-berangkat-kerja-agar-urusan-lancar-dan-berkah-0n5f06S54w.JPG Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KEBANYAKAN orang mengawali aktivitasnya di pagi hari. Mereka bekerja demi menghidupi keluarganya. Ada pekerjaan yang semata-mata mengandalkan kekuatan fisik, adapula pekerjaan yang harus memeras otak dalam kesehariannya.

Sebagai seorang muslim, sebelum mengawali aktivitas pekerjaan alangkah baiknya kita mengawalinya dengan berdoa. Tujuannya ialah agar apa yang kita lakukan mengandung berkah dan meraih pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin, mengatakan, banyak ijazah-ijazah para alim ulama terkait doa sebelum berangkat kerja agar memperoleh kesuksesan dan berkah dalam mencari rezeki.

"Banyak ijazah-ijazah para alim, para kiai terkait doa-doa apa yang sesuai mengiringi kita menuju tempat kerja kita agar selamat, sukses, dan berkah atau bahkan kita mendapatkan hasil yang terbaik," katanya saat berbincang dengan Okezone beberapa waktu lalu.

Menurutnya, doa apapun yang dipanjatkan ketika hendak berangkat, itu baik buat muslim. Doa itu bisa mendatangkan karomah, kasih sayang, dan sifat rahim.

Baca juga: Baca Doa Ini di Hari Jumat, Insya Allah Selamat

"Maka sesungguhnya doa apapun yang baik dan istiqamah akan mendatangkan karomah, kasih sayang, dan sifat rahim khusus dari Allah Ta'ala, untuk mereka yang istiqomah meminta atau berdoa kepada Allah," ujarnya.

Salah satu contoh doa berangkat bekerja yang bisa diamalkan setiap pagi yaitu:

َّأَللَّهٌمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مٌبَارَكًا، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَمَرْتَ بِالدُّعَاءِ وَقَضَيْتَ عَلَىَّ نَفْسَكَ بِالْاِسْتِجَابَةِ وَأَنْتَ لَا تٌخْلِفٌ وَعْدَكَ وَلَا تٌكَذِّبُ عَهْدَكَ اَللَّهُم مَا أَحْبَبْتَ مِنْ خَيْرٍ فَحَبِّبْهٌ إِلَيْنَا وَيَسِّرْهُ لَنَا وَمَا كَرَهْتَ مِنْ شَئْ ٍفَكَرِهْهُ إِلَيْنَا وَجَنِّبْنَاهُ وَلَا تُنْزِعْ عَنَّا الْإِسْلَامَ بَعْدَ إِذْ أَعْطَيْتَنَا

(Allahumma innii as’aluka min fadhlika wa athaa’ika rizkan thayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid du’aa’i wa qadhaita alayya nafsaka bil istijaabah wa anta laa tukhlifu wa’daka wa laa tukadzzibu ahdaka. Allahumma ma ahbabta min khairin fa habbibhu ilaina wa yassirhu lanaa wa maa karahta min syaiin fa karihhu ilaina, wa jannibnaahu wa laa tunzi’ annal islaam ba’da iz a’thaitanaa).

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta dari keutamaanMu dan pemberianMu, rizki yang baik lagi berkah. Ya Allah sesungguhnya Engkau memerintahkan untuk berdoa dan memutuskan atasku pengabulan doa, dan Engkau Zat Yang Tidak Melanggar Janji dan Tidak Mendustainya. Ya Allah, tidak ada kebaikan yang Engkau sukai, kecuali Engkau jadikanlah kami mencintai kebaikan tersebut dan mudahkanlah kami mendapatkannya, dan tidak ada sesuatu yang Engkau benci kecuali Engkau jadikan kami benci terhadap sesuatu tersebut, dan jauhkanlah kami darinya. Dan janganlah Engkau cabut dari kami keislaman kami setelah Engkau berikan,"

Ustadz Ainul menambahkan, Islam memang mewajibkan penganutnya untuk bangun pagi, sebab seorang muslim harus menunaikan Sholat Subuh. Selain itu dianjurkan untuk langsung melakukan hal-hal baik di waktu pagi, dan orang yang mengamalkannya akan mendapat pahala.

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam pun sangat menganjurkan kita untuk bangun lebih pagi. Seperti hadits berikut ini, dari sahabat Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ

Artinya: "Sesungguhnya agama itu mudah. Tidak ada seorangpun yang membebani dirinya di luar kemampuannya kecuali dia akan dikalahkan. Hendaklah kalian melakukan amal dengan sempurna (tanpa berlebihan dan menganggap remeh). Jika tidak mampu berbuat yang sempurna (ideal) maka lakukanlah yang mendekatinya. Perhatikanlah ada pahala di balik amal yang selalu Istiqomah. Lakukanlah ibadah (secara istiqamah) di waktu pagi dan waktu setelah matahari tergelincir serta beberapa waktu di akhir malam," (HR. Bukhari no. 39. Lihat penjelasan hadits ini di Fathul Bari).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini