3 Kunci Menyiapkan Diri Hadapi Kematian, Apa Saja?

Putri Aliya Syahidah, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 20:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 616 2271072 3-kunci-menyiapkan-diri-hadapi-kematian-apa-saja-odpTJzdnBM.jpg ilustrasi (stutterstock)

KEMATIAN bisa datang kapan saja. Ajal seseorang hanya Allah Subhanahu wa ta’ala yang tahu. Banyak sekali manusia lalai memanfaatkan waktunya di dunia, sehingga ketika meninggal, ia tidak membawa amalan cukup untuk menghadap Allah.

Kematian bukan hal yang harus dicemasi, karena ia sudah pasti datang. Namun, sebelum ajal menjemput, siapkan diri sebaik mungkin.

Baca juga: Perbanyak Istighfar demi Raih Ampunan Allah Ta'ala

Pendakwah Ustadz Taufiqurrahman dalam program Cahaya Hati di iNews TV menjelaskan hal-hal yang harus disiapkan menghadapi kematian, sebagai berikut:

1. Tingkatkan Iman

Percaya bahwa keberadaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala adalah keyakinan yang harus ditanamkan pada setiap jiwa manusia. Dengannya, kunci keselamatan dunia dan akhirat akan terjamin.

Ustadz Taufiqurrahman menyampaikan bahwa orang yang benar-benar beriman memiliki tiga syarat.

"Pertama, menanamkan keyakinan dalam hati. Kedua, membuktikan secara lisan. Ketiga, membuktikan secara perbuatan," katanya.

Iman tidak perlu diperlihatkan kepada khalayak, cukup buktikan dengan perbuatan.

Allah berfirman dalam Alquran Surah an-Nur (24) : 51, "Hanya ucapan orang - orang Mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul memutuskan (perkara) di antara mereka, mereka berkata, "Kami mendengar, dan kami taat." Dan mereka itulah orang - orang yang beruntung."

Allah telah menjelaskan bahwa orang yang benar-benar beriman, ketika ada seruan tentang keagamaan dan perbuatan kebajikan, maka mereka akan segera melaksanakan.

Baca juga: Hati-Hati! Ini 5 Macam Riya yang Wajib Kamu Hindari

"Terkadang, anak muda zaman now yang imannya kurang matang. Depannya sama, sami'na yaitu kami dengar, lalu wa pikir-pikir dulu. Kebanyakan mikir sehingga amalan tersebut terlewatkan," ujar Taufiqurrahman.

2. Tanamkan Ilmu 

Segala sesuatu jika sudah mempunyai ilmunya, insya Allah lancar. Dalam suatu kisah yang diriwayatkan oleh Imam At-Turmudzi, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Adapun orang yang berhasil, yang selalu mengintropeksi diri, dan mempersiapkan bekal sebelum datangnya ajal."

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengingatkan, ada enam hal yang harus dijaga oleh seorang muslim.

Pertama, jangan remehkan sholat lima waktu karena itu kewajiban yang harus dilakukan oleh umat muslim.

Kedua, perbanyak bacaan Alquran karena kelak akan memberikan syafaat bagi orang yang sering membacanya.

 

Ketiga, selain puasa Ramadhan, perbanyaklah puasa sunah karena dapat mencegah diri dari perbuatan mungkar.

Keempat, sedekah jariyah jangan dilewatkan. Karena, meskipun manusia telah tiada tetapi ia tetap mendapatkan pahala sebab hal jariyahnya tersebut.

Kelima, jagalah silaturahim karena Allah mencintai hambaNya yang tidak memutus tali silaturahim. Keenam, perbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad agar mendapatkan syafaatnya kelak di hari kiamat.

3. Tetaplah Istiqamah

Menjadi muslimin yang istiqamah sangatlah berat. Sebab, banyak godaan yang hadir disaat manusia hendak teguh pada pendiriannya. Allah berfirman dalam Alquran surat Fushshilat (41) : 30 - 32 yang artinya:

30. Sesungguhnya orang - orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat - malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), "Janganlah kamu merasa takit dan janganglah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.

31. Kami-lah Pelindung - pelindung-mu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya (surga) kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta.

32. Sebagai penghormatan (bagimu) dari (Allah) Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Tiga kunci persiapan sebelum ajal menjemput dapat diterapkan oleh seluruh manusia. Semua pasti ingin kembali kepada Allah dalam keadaan sebaik-baiknya. Semoga Allah selalu meneguhkan hati manusia agar berada di jalan yang lurus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini