3 Golongan Manusia yang Tak Diajak Bicara oleh Allah di Hari Kiamat

Ade Naura, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 330 2271304 3-golongan-manusia-yang-tak-diajak-bicara-oleh-allah-di-hari-kiamat-dRzTz9TxKp.JPG Ustadz Khalid Basalamah (Foto: YouTube/@Khalid Basalamah Official)

MANUSIA diciptakan di atas bumi hanya untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sebanyak apapun dosa yang diperbuat manusia, Allah maha pengampun lagi maha penyayang.

Jangan pernah berputus asa dari rahmat dan pengampunanNya. Namun demikian, ternyata ada 3 golongan manusia pendosa yang tidak akan diajak bicara dan diabaikan Allah Ta'ala di hari kiamat kelak.

Dai kondang Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan tentang ciri orang-orang tersebut. Menukil hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam terdapat 3 golongan orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah dan tidak pula disucikan dari dosa yang telah diperbuat.

“Allah tidak akan mensucikan mereka di timbangan amal. Allah juga siapkan dia azab yang pedih,” ujar Ustadz Khalid Basalamah, dilansir dari akun Instagramnya, Khalid Basalamah Official, Rabu (2/9/2020).

Baca juga: Jangan Menunda Sholat karena Termasuk Dosa Besar

Pertama lanjut Ustadz Khalid ialah orang lanjut usia (lansia) yang berzina. “Mungkin jika anak muda berzina masih ada sebabnya, walaupun itu dosa. Tapi jika sudah orangtua, kakek-kakek nenek-nenek, itu menjadi tanda tanya, kenapa dia berzina? Tidak ada udzurnya. Tidak ada hajat untuk itu,” tuturnya.

Para lansia sebenarnya sudah diberi peringatan oleh Allah dengan membuat rambutnya beruban, kulit keriput, perubahan dari cantik dan gagah menjadi jelek, itu adalah perubahan yang umum. Belum lagi tenaganya yang kian berkurang, badan membungkuk yang mana seharusnya menjauhi larangan Allah.

"Maka itu, siksaannya akan lebih berat, karena murkanya Allah," sambung pendakwah kelahiran Makassar ini.

Kemudian golongan kedua ialah orang miskin yang sombong. Sebab, ketika orang dalam keadaan miskin, maka tidak ada yang perlu disombongkan.

“Kalau orang kaya sombong, gak boleh, dosa. Bahkan Nabi SAW berkata 'Siapa di dalam hatinya ada sebesar biji sawi dari kesombongan maka tidak akan mencium bau surga',“ terang dia.

"Justru, jika ada orang yang fakir atau miskin seharusnya bisa lebih merendah, karena dengan tidak ada pemicunya dan menjadi sombong, maka siksaannya lebih berat," tambah Ustadz Khalid.

Sedangkan ketiga ialah orang berdagang dan bersumpah dusta atas nama Allah demi melariskan barang dagangannya.

"Jika memang orang suka dengan dagangannya maka akan dibeli, jika tidak ya sudah. Karena untuk apa seperti ini? Melibatkan Allah hanya untuk mencari uang. Maka ini hukumannya juga berat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini