Aa Gym Ungkap Kunci Tauhid kepada Allah SWT

Alya Amellia Amini, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 330 2271574 aa-gym-ungkap-kunci-tauhid-kepada-allah-swt-5bjulx09JY.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

ALLAH SWT Maha Sempurna. Tidak ada satupun celaan atau kekurangan yang terdapat pada Allah SWT.

Sebagai umat Muslim, tentu harus berbaik sangka kepada Allah SWT. Di balik itu, ada keberkahan yang bakal didapatkan manusia.

Bahkan sebagai bentuk ketauhidan, manusia dilarang mengingkari nama dan sifat yang telah ditetapkan oleh Allah Ta’ala. Manusia juga wajib percaya dan menerima sesuatu yang telah ditetapkan Allah kepada para hamba-Nya.

“Berbaik sangka kepada Allah, berbaik sangka kepada orang yang beriman itu merupakan kunci tauhid," ujar KH Abdullah Gymnastiar atau yang seringkali dipanggil Aa Gym, dilansir dari Channel YouTube MNCTV Official.

Baca Juga: Dalil tentang Hari Kiamat, Manusia Harus Waspada

aa gym

Allah SWT menciptakan langit dan bumi beserta isinya, semuanya tentu mengandung hikmah yang agung dan tidak dalam rangka kesia-siaan. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا خَلَقْنَا ٱلسَّمَآءَ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَٰطِلًا ۚ ذَٰلِكَ ظَنُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۚ فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنَ ٱلنَّارِ

“Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka.” (QS. Shad : 27)

Celakalah orang-orang kafir yang menduga dengan dugaan demikian, mereka akan mendapatkan azab neraka pada hari kiamat bila mereka mati di atas kekufuran dan prasangka buruk kepada Allah.

Su’udzon (berprasangka buruk) pada Allah merupakan sifat tercela yang harus dijauhi setiap orang yang beriman karena hal ini merupakan salah satu dari dosa besar dan akan merugikan kehidupan kita sendiri nantinya.

“Berburuk sangka kepada Allah tidak ada apa-apanya selain menghancurkan diri sendiri," sambung Aa Gym.

Allah SWT memberikan manfaat (kebaikan) atau mudharat (musibah) pada seseorang, tentunya hal ini juga mengandung hikmah yang agung di dalamnya. Untuk itu, manusia harus selalu berhusnudzon (berprasangka baik) terhadap segala sesuatu yang telah Allah tetapkan kepada para hambanya agar kita termasuk orang-orang yang beruntung. Sebagaimana firmannya,

“Dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Allah memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahannam. Dan (neraka Jahannam) itulah sejahat-jahat tempat kembali.” (QS. Al-Fath : 6)

Tidak ada yang dapat menghindar dari prasangka buruk kecuali bagi orang-orang yang memahami nama dan sifat Allah Ta’ala. Maka sudah selayaknya bagi kita orang yang berakal dan mau membenahi diri, hendaklah memperhatikan permasalahan ini dan mau bertobat serta memohon ampun terhadap prasangka buruk yang telah kita lakukan sebelumnya.

Aa Gym dalam tausyiahnya juga menambahkan, Allah SWT tau siapa diri kita sesungguhnya, Allah melihat apapun yang telah kita lakukan, kebaikan maupun maksiat. Tetapi Allah selalu menutupi dosa kita agar orang-orang lain akan menghormati dan menghargai kita.

“Allah yang menutupi dosa dan aib kita, dan Allah lah yang memberikan kesempatan kita untuk bisa menebusnya dengan tobat.” tutup Aa Gym.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini