Hidup Berkah dengan Menanam Amal Saleh

Eka Putri Wahyuni, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 330 2271668 hidup-berkah-dengan-menanam-amal-saleh-Tf9LvLg1Jb.jpg ilustrasi (stutterstock)

ALLAH Subhanahu wa ta’ala memberi banyak sekali nikmat kepada manusia agar menggunakannya untuk beramal baik selama hidupnya. Karena sesungguhnya umur manusia akan dihisab pada hari akhirat. Bagi yang amalnya cukup, maka ia akan selamat. Sebaliknya jika amalan tak ada, maka akan disiksa dalam neraka.

Baca juga:  Kandungan Surah Al Maidah Ayat 48: Kitab Allah Pedoman Paling Baik

Dalam hidup manusia diharuskan selalu berbuat kebaikan, agar diberikan keberkahan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Jauh sebelum kita berada di bumi ini, katakan 100 tahun lalu kita berada di alam ketiadaan, lalu kita menjadi ada di dalam rahim seorang ibu, setelah itu lahirlah kita ke alam dunia yang saat ini.

Allah berfirman dalam Alquran Surah An-Nahl ayat 96-97:

مَا عِنْدَكُمْ يَنْفَدُ ۖ وَمَا عِنْدَ اللَّهِ بَاقٍ ۗ وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ صَبَرُوا أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya: “Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Q.S. An-Nahl : 96).

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Q.S. An-Nahl : 97).

 

Penceramah Ustadz Aam Amiruddin mengatakan ada tiga hal yang harus diketahui tentang dunia.

“Pertama, dunia itu fana. ‘Mā 'indakum yanfadu’, yang ada digenggamanmu habis,” ujarnya dalam video ceramahnya dikutip dari kanal Youtube iNews Religi, Rabu (2/9/2020).

Manusia hidup di dunia mengalami perubahan. Mulai dari bayi lalu menua, rambut memutih, kulit mengendur, tulang rapuh lalu mati. Semuanya tidak kekal, fana.

“Yang kedua, dunia itu ujian. Selama kita hidup, ujian itu akan ada,” lanjut Ustadz Aam Amiruddin. Menurutnya setiap akan diuji dengan kebaikan dan keburukan.

“Yang ketiga, hidup itu tempat menanam amal sholeh,” ujar Aam Amiruddin. Artinya adalah hidup berkah dengan menanamkan kebaikan sepanjang hayat.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Artinya: “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Q.S. Al-A’raf : 96).

“Kita ini umur berkah, apabila kita isi hidup dengan ‘ahsanu amala’, amalan terbaik,” ujar Aam Amiruddin menyampaikan.

Setelah di dunia ini, kita akan memasuki pintu kematian, hanya Allah yang mengetahui kapan kematian akan datang kepada kita. maka dari itu keberkahan yang paling hebat adalah berkah saat kembali kepada Allah.

“Ada berkah yang paling hebat, yaitu kita berkah saat berpulang. Apa berkah saat berpulang? Husnul khatimah,” tuturnya.

Menurut Aam Amiruddin, husnul khatimah dapat diraih dengan amal saleh yang dilakukan semasa hidup.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini