Setop Bermaksiat, Allah Mengawasi Setiap Gerak-gerikmu!

Ade Naura, Jurnalis · Kamis 03 September 2020 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 330 2272068 setop-bermaksiat-allah-mengawasi-setiap-gerak-gerikmu-IxOekAo4R3.jpg Ilustrasi (healthline)

YAKINLAH dengan Allah. Apa yang kita lakukan di dunia ini akan terus dilihat dan diawasi oleh Allah SWT. Karena Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui atas apa yang kita lakukan.

Baca juga: Kandungan Surah Al Maidah Ayat 48: Kitab Allah Pedoman Paling Baik

Dalam Surah Al Ahzab ayat 52, Allah berfirman :

ا يَحِلُّ لَكَ ٱلنِّسَآءُ مِنۢ بَعْدُ وَلَآ أَن تَبَدَّلَ بِهِنَّ مِنْ أَزْوَٰجٍ وَلَوْ أَعْجَبَكَ حُسْنُهُنَّ إِلَّا مَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ رَّقِيبًا

Artinya: “Tidak halal bagimu mengawini perempuan-perempuan sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain), meskipun kecantikannya menarik hatimu kecuali perempuan-perempuan (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan adalah Allah Maha Mengawasi segala sesuatu.”

Kemudian dalam Surah An Nisa ayat 1, Allah menyerukan kepada manusia :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَٰحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَآءً ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Artinya: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”

Tidak pernah sesaat pun kita lepas dari pengawasan Allah. Bedanya asy syahid dengan ar raqib? Asy Syahid adalah segalanya terlihat oleh Allah, tidak ada yang tersembunyi, makhluk apapun, tdak ada yang luput dari pengawasan Allah, dari penglihatan Allah. Di mana pun kapan pun, terang , gelap, ramai, dalam sepi, tidak ada. Jadi semuanya disaksikan oleh Allah.

“Jadi jangan pernah merasa kita ini aman dari pengawasan Allah ketika berbuat maksiat. Mau di dalam keramaian, sendirian, sembunyi, di kamar mandi, di balik selimut. Rata-rata orang berbuat maksiat itu karena merasa aman dari pengawasan yang lain. Coba ada CCTV, orang tidak akan leluasa. Hanya CCTV tidak leluasa berbuat buruk, apalagi yang merasa diawasi Allah,” kata dai kondang KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym seperti dikutip dari video tausyiahnya di Youtube Aa Gym Official, Kamis (3/9/2020).

Dan Ar Raqib, Allah mengetahui yang terlintas di dalam hati, tersirat dalam pikiran.

Seperti mata, mata ini adalah untuk melihat. Seperti dalam Surah Ghafir ayat 19:

يَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ

Artinya: “(Ssebab) Dia mengetahui kilas curi-pandang (yang paling tersembunyi), dan segala yang dirahasiakan dalam hati.

“Orang tidak tahu kita berbuat maksiat, bukan karena kita jago menyembunyikan. Cuma satu saja, Allah belum membukanya. Dan kalau Allah mau membuka maksiat kita, pasti terbuka. Tidak bisa dicegah dengan teknologi apapun, dengan backingan apapun. Kebuka, pasti kebuka,” tegas Aa Gym. 

Allah berfirman dalam Surah Fussilat Ayat 21-22:

وَقَالُوا۟ لِجُلُودِهِمْ لِمَ شَهِدتُّمْ عَلَيْنَا ۖ قَالُوٓا۟ أَنطَقَنَا ٱللَّهُ ٱلَّذِىٓ أَنطَقَ كُلَّ شَىْءٍ وَهُوَ خَلَقَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Artinya: “Dan mereka berkata kepada kulit mereka: "Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?" Kulit mereka menjawab: "Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dialah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan."

وَمَا كُنتُمْ تَسْتَتِرُونَ أَن يَشْهَدَ عَلَيْكُمْ سَمْعُكُمْ وَلَآ أَبْصَٰرُكُمْ وَلَا جُلُودُكُمْ وَلَٰكِن ظَنَنتُمْ أَنَّ ٱللَّهَ لَا يَعْلَمُ كَثِيرًا مِّمَّا تَعْمَلُونَ

Artinya: “Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan.”

Dari surah di atas, kita mengetahui bahwa apapun yang kita lakukan kelak bagian tubuh kita akan bersaksi atas perbuatan kita karena Allah jugalah yang memerintahkan mereka. Allah tahu persis niat dari setiap hati dan pikiran manusia. Orang-orang yang selalu merasa diawasi Allah, adalah orang yang akan paling bahagia, karena ini adalah amal yang paling disukai Allah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini