Gendong Ibunya Kelilingi Kakbah, Lelaki Ini Jadi Contoh Mulia oleh Nabi Muhammad SAW

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 22 Desember 2020 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 330 2332093 gendong-ibunya-kelilingi-kakbah-lelaki-ini-jadi-contoh-mulia-oleh-nabi-muhammad-saw-SX9ND11Unz.jpg Kedudukan seorang ibu dalam Islam sangat dimuliakan. (Foto:Freepix)

JAKARTA - Ibu memiliki kedudukan mulia bagi umat Muslim. Sebagai bentuk memuliakannya, ada seorang laki-laki di zaman Nabi Muhammad SAW yang mengendong ibunya mengelilingi Kakbah.

Betapa mulia, dan tak terbalas-kannya jasa seorang ibu terlukis dalam kisah berikut ini. Seorang lelaki tengah mengitari Kakbah (thawaaf) menggendong ibunya. Nabi Muhammad SAW bertanya ke-padanya, "Sudahkah engkau membalas budinya?"

Baca Juga: Dari Zaman ke Zaman Iblis Terus Menggoda Manusia dengan Kedok yang Berbeda

Lelaki itu menjawab, "Tidak. Bahkan untuk satu saja jeritannya saat melahirkanku." Jadi, bahkan ikhtiar susah payahnya menggendong ibunya dianggap belum sepadan untuk satu pun kebaikan ibunya kepadanya.

Dikutip dari buku Serumpun bunga dari Rasulullah SAW karya Ronny Astrada terbitan Quanta, Selasa (22/12/2020), selain keutamaan tersebut, penunaian kewajiban seorang perempuan dalam peranannya selaku ibu mendatangkan pahala yang berlimpah-limpah.

Baca Juga: 3 Cara Qonaah Rezeki, Jangan Lihat ke Atas Tapi ke Bawah

Anas ibn Malik menarasikan dari Sallamah (perempuan yang merawat putra Nabi, yakni Ibrahim) yang berkata kepada Nabi, "Wahai Rasulullah, engkau telah mengajarkan semua kebaikan kepada kaum lelaki, tetapi tidak kepada kaum perempuan."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Nabi Muhammad bersabda, "Apakah teman-temanmu menyuruhmu mengajukan hal ini kepadaku?"

"Ya, mereka menyuruhku," jawabnya.

Nabi bersabda, "Apakah di antara kalian tidak merasa senang bahwa jika ia hamil karena suaminya dan suaminya berbahagia karenanya, dia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang berpuasa dan shalat karena Allah? Dan ketika rasa sakit saat melahirkan datang tanpa siapa pun yang ada di langit dan bumi mengetahuinya, apa yang tersembunyi di dalam rahimnya akan membahagiakan-nya (kehadiran bayinya)? Dan setelah dia melahirkan, tiada satu tetes air susu yang mengalir darinya dan tidak satu hisapan yang ia susukan kecuali ia akan menerima, untuk setiap tetes dan susuan, pahala satu kebaikan. Dan jika ia terjaga karena bayinya di malam hari, ia akan menerima pahala seperti pahala orang yang membebaskan 70 budak karena makna 70 berarti banyak bahkan tak dapat dihinggakan."

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya